
Pemkab Sigi tangani 37 kejadian karhutla selama Januari-Agustus 2026

Kabupaten Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebutkan sudah menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tersebut mencapai 58,3 persen atau 37 kejadian selama Januari hingga Agustus 2026.
"Jadi periode Januari hingga Agustus 2026 terdapat 37 kejadian kebakaran lahan, 15 kebakaran rumah warga, dan tujuh kejadian kebakaran gunung," kata Kabid Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi Ahmad Yani di Dolo, Rabu.
Ia menuturkan karhutla tersebar di Kecamatan Gumbasa, Marawola, Dolo Selatan, dan Palolo.
"Untuk kebakaran di gunung terjadi di Lembosa, Kecamatan Lindu," ucapnya.
Menurut dia, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sigi saat ini sudah berdampak pada lingkungan yang serius di daerah tersebut.
"Dampak karhutla di Sigi telah meningkatkan polusi udara, merusak ekosistem dan habitat satwa lokal, termasuk berpotensi meningkatkan risiko bencana susulan berupa banjir dan tanah longsor saat musim hujan tiba," sebutnya.
Ia mengimbau agar masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan pertanian dengan cara dibakar.
"Jika terpaksa membakar sampah, rumput, atau sisa hasil pertanian, maka harus memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan," kata Ahmad Yani.
Ia mengimbau masyarakat agar ketika melihat titik api di kawasan hutan, gunung, dan lahan, segera melaporkan ke Pusdalops BPBD Sigi.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
