Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkab Sigi usul bantuan jaminan hidup Kemensos untuk korban gempa

Kamis, 3 September 2026 17:45 WIB
Image Print
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sigi Ariyanto. ANTARA/Moh Salam

Kabupaten Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah mengusulkan agar seluruh masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki menerima bantuan jaminan hidup (jadup) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Jika mengikuti aturan awal Kemensos bahwa bantuan jaminan hidup ini hanya di diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat, tapi pemerintah daerah memutuskan tetap mengusulkan untuk seluruh kategori warga terdampak," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sigi Ariyanto di Bora, Kamis.

Ia mengemukakan pengusulan bantuan jadup itu berdasarkan petunjuk Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi.

Menurut dia, penentuan data jadup bersifat cukup krusial karena kalkulasi bantuan dihitung berbasis per jiwa bukan per kepala keluarga (KK) atau unit rumah.

"Bantuan jadup ini diterima selama tiga bulan pascabencana, Kemensos juga menyiapkan alokasi dana perabot maksimal Rp3 juta untuk setiap hunian tetap maupun hunian sementara," ucapnya.

Ia menyebutkan saat ini pihaknya bersama pemerintah desa, camat, dan Dinas Perumahan dan Pemukiman setempat sedang merampungkan proses verifikasi dan validasi data teknis di lapangan.

"Tim teknis Perkim siap menyelesaikan survei kelayakan bangunan minggu depan, lalu data dikroscek ke desa selama satu minggu. Target kita dalam dua minggu ke depan data valid sudah ditandatangani Bupati dan dikirim ke Kemensos," sebutnya.

Diketahui total rumah yang dinyatakan rusak berat di Kabupaten Sigi akibat gempa bumi di daerah tersebut mencapai 249 unit terdiri atas 120 unit di Kecamatan Palolo dan 129 unit di Nokilalaki.



Pewarta :
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026