
Kemenag Palu: 477 peserta bersaing di Olimpiade Madrasah Indonesia

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 7-9 September 2026
Palu (ANTARA) -
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu mencatat 477 peserta bersaing, dalam gelaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat kota Palu.
“Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 7-9 September 2026,” kata Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kota Palu Satar S. Laupo di Palu, Selasa.
Dia menjelaskan para peserta dari berbagai jenjang pendidikan itu, bersaing untuk merebut tiket menuju OMI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
OMI 2026 mengusung tema nasional, "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju". Ia merinci, peserta berasal dari 21 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 24 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 12 Madrasah Aliyah (MA), empat SD, empat SMP, empat SMA, serta satu PPS.
“Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Palu,” ujarnya.
Dalam OMI 2026, para peserta berkompetisi pada sejumlah bidang sains terintegrasi, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Satar memastikan seluruh peserta yang mengikuti kompetisi merupakan delegasi terbaik dari masing-masing satuan pendidikan setelah sebelumnya melewati proses seleksi.
Menurutnya, Olimpiade Madrasah Indonesia tidak sekadar menjadi ajang untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan integritas bagi para peserta.
"OMI menjadi sarana menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, sermangat riset, dan integrasi ilmu dengan nilai-nilai keislaman. Sehingga diharapkan lahir generasi madrasah yang unggul, berdaya saing global, sekaligus berakhlak mulia," katanya.
Kemenag Kota Palu berharap pelaksanaan OMI 2026 dapat mendorong peserta untuk terus mengembangkan potensi akademik sekaligus memperkuat karakter, kepedulian sosial, dan wawasan. kebangsaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga merupakan upaya Kemenag Kota Palu dalam menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya akan dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah hingga tingkat nasional.
"Kita berharap Kota Palu dapat mengulang prestasi seperti tahun lalu, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional nanti," harapnya.
Sementara itu, salah seorang Pembina OMI dari MAN 1 Palu Yandu Ardhiyansah berharap, kompetisi itu menghasilkan talenta yang mampu mengharumkan nama Kota Palu hingga tingkat nasional.
“Kami mengirimkan 18 peserta untuk 6 mata pelajaran,” ujarnya.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
