Pesan Jaga Lingkungan Anak-Anak di Raja Ampat (Video)

id Telkomsel,Raja Amppat,Gathering Telkomsel

Anak-anak di Kampung Sawinggrai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. (www.sulteng.antaranews.com/Fauzi)

Karang-karang yang diambil, biarkan tumbuh seperti kita Kalau karang diambil, ikannya habis, udang bersedih Lestarikan alam kita, lestarikan karang kita, Agar bermanfaat untuk torang semua

Sorong (Antaranews Sulteng) - Menjaga kelestarian lingkungan bukan dilaksanakan saat dewasa saja, namun hal itu perlu diterapkan sejak anak-anak usia dini.
Pesan menjaga lingkungan tidak pula disampaikan lewat pendidikan formal, namun bisa pula melalui lagu, seperti yang diajarkan bagi anak-anak di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Lagu yang dinyanyikan anak-anak kampung Sawinggrai bermakna untuk menjaga kelestarian karang dan ikan untuk kelangsungan hidup dan masa depan manusia.

Demikian petikan lagu itu:

Karang-karang yang diambil, biarkan tumbuh seperti kita
Kalau karang diambil, ikannya habis, udang bersedih
Lestarikan alam kita, lestarikan karang kita,
Agar bermanfaat untuk torang semua



Kampung Sawinggrai merupakan salah satu titik destinasi wisata, ketika mengunjungi Kabupaten Raja Ampat. Di Lokasi itu, pengunjung dapat menikmati sunguhan musik dari anak-anak setempat dan memberi makan ikan-ikan laut.

Selain itu, pengunjung dapat pula mengabadikan momen dengan selfi atau swa foto. Jika pengunjung ingin menginap, di Kampung Sawinggrai juga disedikan beberapa rumah penduduk yang menjadi penginapan atau homestay dengan harga terjangkau.

“Sekitar Rp350 ribu per malam,” kata Rika, salah seorang warga Kampung Sawinggrai.

Rika menceritakan, anak-anak di kampung itu, semuanya telah menikmati pendidikan, dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD). Jika ada kunjungan wisatawan, mereka biasanya berkumpul untuk menghibur mereka yang datang.

Sementara itu, kepala kampung Sawingrai Paulus Sawiai mengatakan sebagian dari rumah penduduk di Kampung Sawingrai telah menjadi homestay, bagi wisatawan yang datang menikmati keindahan raja ampat.

Saat ini kata dia, jaringan telekomunikasi sudah sangat baik, untuk telepon dan internet. Namun yang masih kekurangan yakni aliran listrik masyarakat yang masih mengandalkan mesin genset.

“Banyak yang datang kesini, mereka biasa siaran langsung lewat internet,” ungkapnya.

PT Telkomsel mengajak puluhan wartawan dari kawasan Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan (Pamasuka) untuk mengunjugi destinasi wisata di Kabupaten Raja Ampat, Senin (12/2) hingga Rabu (14/2).

"Kami mengajak kawan-kawan media cetak, elektronik dan online mengunjungi lokasi wisata Raja Ampat di Papua,” kata General Manager Sales Papua Maluku Ismu Widodo.

Pewarta :
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar