
UIN Datokarama Palu verifikasi calon penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar

Palu (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah melakukan kegiatan verifikasi dengan melihat kondisi faktual lingkungan keluarga mahasiswa calon penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2026.
Ketua Pengelola Beasiswa KIP UIN Datokarama Palu Faisal Attamimi di Palu, Senin, mengatakan pengecekan langsung kondisi faktual calon penerima beasiswa KIP sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kampus dalam memastikan penyaluran beasiswa tepat sasaran.
"Ini merupakan satu proses tahapan seleksi beasiswa KIP kami laksanakan secara akuntabel dan transparan, untuk memastikan penyaluran bantuan biaya pendidikan nantinya tepat sasaran," ujarnya.
Dalam proses verifikasi faktual, pihaknya menurunkan tim yang terdiri atas pengelola beasiswa KIP, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Kepala Biro AUPK, serta bagian akademik.
Tim verifikatur menyambangi satu per satu kediaman calon penerima beasiswa yang tersebar di berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Menurut data UIN Palu pendaftar beasiswa KIP berjumlah 481 mahasiswa baru angkatan 2026, sedangkan mereka yang dinyatakan lolos proses seleksi administrasi atau memenuhi syarat berjumlah 400 orang.
"Verifikasi faktual tidak hanya sekadar melihat kondisi fisik tempat tinggal atau status ekonomi keluarga, melainkan juga untuk menggali potensi, motivasi, dan komitmen akademik para calon penerima supaya bantuan dari pemerintah benar-benar melahirkan generasi unggul yang berdaya saing tinggi," katanya.
Hasil peninjauan lapangan, kata dia, selanjutnya diintegrasikan dengan data administrasi yang telah dikumpulkan sebelumnya, sehingga proses penyusunan rangking dan penetapan penerima beasiswa objektif, bersih dari unsur subjektivitas, dan memenuhi keadilan bagi seluruh civitas academica.
UIN Datokarama terus mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menyelenggarakan program Beasiswa KIP Kuliah.
"Tahun 2026 pihaknya diberikan kuota penerima manfaat beasiswa tersebut sebanyak 230 orang," ucap Faisal.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
