Logo Header Antaranews Sulteng

Kemkes Kongo: Kasus Ebola turun setelah puncak pada Juli

Minggu, 4 Oktober 2026 12:13 WIB
Image Print
Tangkapan layar - Halaman depan laman web Farmaplus 2.0 yang dapat diakses melalui https://farmaplus.kemkes.go.id/medicine dan telah terintegrasi dengan aplikasi SATUSEHAT. (ANTARA/Sean Muhamad)

Moskow (ANTARA) - Tren penurunan kasus Ebola terlihat di Republik Demokratik Kongo (DRC) setelah wabah tersebut mencapai puncaknya pada Juli, kata Kementerian Kesehatan Kongo pada Sabtu.

"Data yang disajikan menunjukkan tren penurunan kasus secara umum setelah mencapai puncak pada akhir Juli," tulis kementerian tersebut di X.

Kementerian itu menambahkan bahwa di 19 dari 63 zona medis yang terdampak wabah, tidak ada kasus baru Ebola yang tercatat selama 21 hari.

Pada Jumat, Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Republik Demokratik Kongo (INSP) mengatakan bahwa wabah Ebola telah menewaskan lebih dari 4.000 orang di negara tersebut.

Pada akhir September, Direktur Jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) Jean Kaseya mengatakan bahwa virus Ebola mengancam negara-negara tetangga karena terus menyebar di seluruh wilayah Republik Demokratik Kongo.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026