Gubernur: jasa Wapres Jusuf Kalla untuk Sulteng sangat besar

id Gubernur,Wapres,pustakawan

Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola, MSi (kiri) menerima Pustakawan Utama Syamsul Bahri di ruang kerja gubernur di Palu, Kamis (8/3) (Antaranews Sulteng/Humas Pemprov)

Gubernur: Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah sangat berterima kasih kepada bapak HM Jusuf Kalla
Palu (Antaranews Sulteng) - Gubernur Sulawesi Tengah Drs H Longki Djanggola, MSi mengatakan bahwa jasa-jasa Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla baik sebagai pribadi maupun sebagai Wakil Presiden untuk daerah dan rakyat Sulawesi Tengah, sangatlah besar.

"Pemerintah dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah sangat berterima kasih kepada bapak Jusuf Kalla atas peran beliau dalam mewujudkan perdamaian di Poso serta pembangunan di berbagai sektor khususnya pendidikan dan ekonomi," katanya saat menerima Pustakawan Utama Syamsu Bahri dan Tim Sekretariat Wapres yang dipimpin Fajar Meilani di Palu, Kamis.

Kunjungan staf Sekretariat Wapres dan Pustawakan Utama Syamsu Bahri itu terkait dengan pengembangan Perpustakaan Literasi Wakil Presiden Yusuf Kalla. 

Tim ini meminta testimoni Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola sehubungan dengan peran Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai tokoh perdamaian secara nasional dan internasional dan Khususnya Tokoh Perdamaian Konflik Poso dengan Perjanjian Malino I dan II, guna dimasukkan dalam bahan perpustakaan Literasi Wapres Jusuf Kalla.

Pustakawan Utama Syamsur Bahri menyampaikan bahwa Badan Perpustakaan Nasional sangat mengapresiasi pengembangan perpustakaan perseorangan sama halnya dengan pengembangan Perpustakaan Literasi Wapres Jusuf Kalla.

Gubernur Sulteng Longki Djanggola sangat berterima kasih kepada Wapres Jusuf Kalla yang memiliki perhatian dalam hal pengembangan perpustakaan digital serta peran Jusuf Kalla dalam perdamaian konflik Poso dengan cara mengundang semua pihak untuk menandatangani perjanjian Malino I dan II.

Wapres Jusuf Kalla, kata Longki, juga mengembangkan sumber daya manusia di Kabupaten Poso dengan membuka Universitas Kristen?dan Pondok Pesantren di daerah yang pernah dilanda konflik horizontal pada awal 2000-an itu.

"Jasa-jasa Jusuf Kalla sangat besar dalam proses perdamaian, bukan hanya pada konflik Poso saja tetapi juga proses perdamaian pada konflik-konflik yang terjadi di Indonesia dan juga secara internasional," ujar Longki.

Gubernur Longki Djanggola berharap pengembangan perpustakaan literasi Wapres Jusuf Kalla dapat menjadi media publikasi kepiawaian bapak Jusuf Kalla dalam proses perdamaian baik secara nasional maupun internasional dan dapat mewujudkan harapan bapak Jusuf Kalla dalam meningkatkan minat membaca masyarakat Indonesia. (Adiman/Humas Pemprov)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar