Granat: gandeng tokoh agama cegah narkoba

id granat,narkoba

Granat: gandeng tokoh agama cegah narkoba

Ketua Granat Sulawesi Tengah Hardi D Yambas (Muhammad Hajiji) (Muhammad Hajiji/)

Palu,  (Antaranews Sulteng) - Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sulawesi Tengah menyatakan pemerintah perlu menggandeng tokoh-tokoh agama untuk menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat, sebagai bentuk upaya pencegahan.

"Salah satu cara dan upaya yang efektif memerangi dan melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba adalah sosialisasi intensif dengan menggandeng tokoh agama di semua agama," kata Ketua Granat Sulawesi Tengah Hardi D Yambas, di Palu, Jumat.

Hardi mengaku bahwa organisasi masyarakat bersifat sosial yang dipimpinnya telah bekerja dan memaksimalkan upaya pencegahan bahaya narkoba di masyarakat.

Ia mengaku bahwa Granat Sulawesi Tengah saat ini menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) di daerah tersebut untuk turut serta menyosialisasikan bahaya atau dampak buruk narkoba kepada masyarakat lewat ceramah-ceramah agama di berbagai tempat.

"Sekarang kami lagi konsen dengan Majelis Ulama Indonesia, saya juga masuk pengurus MUI, di situlah kegiatan kami sinergikan," sebut Hardi.

Selain itu, kata dia, pemerintah harus serius menjalankan komitmennya memberantas peredaran narkotika segala jenis yang merusak mental dan karakter generasi penerus.

Dirinya menyebut bahwa berdasarkan data Granat dari tingkat nasional bahwa peredaran narkotika masih dikendalikan lewat oknum-oknum tertentu yang ditahan di lembaga pemasyarakatan.

"Jadi peran pihak-pihak tertentu di Lapas dalam peredaran narkotika ini sangat besar, di luar dari peran individu atau kelompok yang berada di luar lapas," sebutnya.

Granat sendiri, kata dia, telah turun ke masyarakat khususnya memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tingkat SMA sederajat dan SMP.

Hal itu dilakukan dengan memaksimalkan peran Granat di tingkat kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

"Ini dilakukan tanpa ada dukungan anggaran APBD atau-pun APBN. Organisasi ini melaksanakan upaya pencegahan lewat donatur masyarakat," katanya.

Organisasi Granat di Sulawesi Tengah sejak kepemimpinan Hardi D Yambas telah membentuk pengurus hingga di tingkat kecamatan. Beberapa daerah di Sulawesi Tengah seperti Donggala, Sigi dan Kota Palu telah dibentuk pengurus Granat hingga tingkat kecamatan.

"Semua kabupaten dan kota telah kami bentuk pengurus. Namun ada beberapa daerah kabupaten yang kepengurusannya belum terbentuk di tingkat kecamatan. Tapi untuk tingkat kabupaten telah terisi," urainya. 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar