Mendagri dijadwalkan buka Kejurnas Karate 2018

id kejurnas,karate,forki,piala mendagri

Ketua Panitia Kejurnas Piala Mendagri XX Tahun 2018, Erick Tamalagi (kiri) (Antaranews Sulteng/Istimewa)

Dewan wasit karate dunia pimpin langsung penataran wasit juri untuk Kejurnas XX kali ini.
Palu (Antaranews Sulteng) - Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dijadwalkan membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Mendagri XX yang akan berlangsung di Kota Palu, 23-25 Maret 2018.

"Sesuai hasil komunikasi kami dengan Kemendagri, Mendagri Tjahyo Kumolo telah dijadwalkan membuka Kejurnas Karate Piala Mendagri pada 23 Maret nanti di Kota Palu," kata Erick Tamalagi, Ketua Panitia Penyelenggara Kejurnas di Palu, Minggu malam.

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Pemprov Sulteng Moh. Haris Kariming mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapat konfirmasi mengenai kunjungan Mendagri selama dua hari, dan Mendagri dijadwalkan tiba di Kota Palu pada Kamis (22/3) malam.

Kejurnas karate yang khusus diperuntukkan bagi pembinaan prestasi karateka junior di bawah usia 21 tahun ini akan menjadi ajang pemantauan pembentukan tim nasional Indonesia ke kejuaraan karate Asia Pasifik bulan April 2018 dan kejuaraan dunia setelah Asian Games di Jakarta dan Palembang.

Baca juga: Gubernur sulteng apresiasi tuan rumah kejurnas karate

Dari catatan panitia pelaksana, kejurnas ini akan diikuti 675 karateka dan sejumlah tim sudah berada di Kota Palu.

Tim PB Inkado sudah dua minggu berada di Palu dan melakukan pemusatan latihan di Asrama Haji Palu, sementara tim Forki Sulsel dengan kekuatan 50 orang tiba di Palu Minggu siang.

Sementara itu, kata Erick, ratusan wasit juri yang akan mengikuti penataran jelang kejurnas, juga telah hadir di Kota Palu.

"Mereka akan mengikuti penataran wasit juri yang akan dipimpin Dewan Wasit Karate Dunia, Patrick Lim. Dari jumlah 562 yang ikut penataran wasit juri, hanya seratusan orang yang akan memimpin pertandingan," katanya.

Sementara Ketua Umum Pengprov Forki Sulteng H. Ahmad H. Ali berharap kegiatan ini dapat dimaksimalkan keluarga besar karate Sulteng untuk meningkatkan kemampuan agar bisa bebricara pada kejuaraan-kejuaraan tingkat regional, nasional bahkan internasional.

Baca juga: Sulteng berlaga di 26 nomor kerjurnas Mendagri

"Selain ajang menguji tim yunior, kejurnas ini saya harapkan juga menjadi ajang peningkatan kualitas wasit juri karate kita. Dari pelatihan ini akan terbukti siapa pengadil-pengadil kita di Sulteng yang berkualitas," kata Bendahara Umum DPP Partai Nasdem itu.

Ahmad H. Ali berharap mereka yang ikut dalam penataran wasit juri benar-benar mempersiapkan diri dan membuktikan kemampuan mereka karena baru pertama kali terjadi Dewan Wasit Karate Dunia memimpin langsung penataran dan refresing seperti ini di daerah.

Mulai Senin (19/3), tim PB.Forki akan mulai melakukan verifikasi administrasi para wasit juri tersebut sedangkan penataran dan refreshing akan dilakukan pada 20-22 Maret di Auditorium Universitas Tadulako Palu.

 
Foto bersama kunjungan Pengda Forki Sulteng bersama Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola ang melaporkan Kejurnas 2018 di Kota Palu.
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar