Pertamina jamin ketersediaan BBM di daerah terpencil

id pertamina,spbd,terpencil,bbm

SPBU reguler program BBM satu harga di Desa Timbong Mominit, Kabupaten Banggai Laut resmi beroperasi melayani masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi BBM, Rabu (18/4). (Foto:Antaranews Sulteng/Pertamina)

Palu (Antaranews Sulteng) - PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah terluar, terpencil, dan terdepan (3T) di pulau Sulawesi, termasuk Sulawesi Tengah.

Unit Manager Communication and CSR MOR VII wilayah Sulawesi, M Roby Hervindo saat dihubungi dari Palu, Sabtu, mengatakan berdasarkan pengamatan pertamina khususnya program BBM satu harga, sejauh ini tidak ada yang mengalami peningkatan kebutuhan, artinya konsumsi BBM di daerah terpencil hingga H-6 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 masih dalam kondisi normal.

Sulawesi Tengah mendapat jatah empat kabupaten penerima program BBM satu harga yang digagas oleh pemerintah pusat. Dari empat kabupaten, baru tiga kabupaten yang terealisasi yakni Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, sementara Kabupaten Sigi masih menunggu.

"Kami belum menemukan adanya peningkatan kebutuhan BBM sehingga untuk saat ini tidak dilakukan penambahan stok. Meski begitu kami tetap melakukan pemantauan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan maka pertamina siap menambah stok," ungkap Roby.

Baca juga: Pertamina jamin BBM di Sulteng selama ramadhan

Program BBM satu harga khusus mengakomodasi daerah 3T sangat membantu masyarakat, dahulu harga premium perliternya mencapai belasan ribu kini harga nasional sama, premium sebesar Rp6.450/liter dan solar Rp5.150/liter.

Sementara, urainya, penambahan stok BBM satu harga oleh Pertamina di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kompak tertentu di wilayah Melonguane dan Desa Kordakel Kabupaten Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara.

Suplai premium di Kecamatan Melonguane, ditambah dari 100 Kiloliter/bulan menjadi 130 Kiloliter/bulan sementara Desa Kordakel pasokan premium ditambah dari 30 Kiloliter/bulan menjadi 60 Kiloliter/bulan.

Disamping itu, untuk mendukung penyaluran BBM ke daerah 3T, pertamina melakukan peningkatan jumlah stok baik di Terminal BBM maupun lembaga-lembaga penyalur lainnya.

"Saat ini arus mudik hingga arus balik lebaran ketahanan stok rerata ditingkatkan menjadi 20 hari, dari sebelumnya rata-rata hanya 12 hari," tuturnya.

Baca juga: Banggai Laut kini nikmati BBM satu harga
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar