Harga daging di Palu jelang lebaran normal

id daging

Pedagang daging sapi menunggu pembeli di Pasar Tradisional Manonda Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (15/5). Jelang Ramadhan, harga daging sapi di Pasar Manonda bertahan Rp110 ribu/kg atau tidak mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. ANTARASulteng/Mohamad Hamzah

Palu, 9/6 (Antara) - Harga daging sapi di sejumlah pasar Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjelang Lebaran 2018 masih tetap normal seperti hari-hari sebelumnya.

Di Pasar Induk Tradisional (PIT) Masomba Palu, Sabtu, harga daging sapi segar terpantau bertahan pada kisaran Rp110.000/kg.

Begitu halnya di PIT Manonda Palu, harga daging dijual pedagang Rp110.000/kg.

Menurut pedagang di dua pasar tradisional di ibu kota Provinsi Sulteng itu, biasanya harga daging sapi bergerak naik sehari menjelang hari raya.

Karena saat itu, kata Udin, seorang pedagang daging sapi di kawasan Pasar Masomba, permintaan masyarakat meningkat drastis dan setiap menjelang hari raya, harga dipastikan naik tetapi hanya sampai batas Rp120.000/kg.

"Dan itu sudah biasa terjadi pada setiap hari raya Lebaran dan Idul Adha," kata dia.

Sementara Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulteng Sitti mengatakan harga daging sapi di provinsi ini terbilang paling rendah dibandingkan daerah lainnya.

Di Sulteng, menurut dia, selama ini tidak pernah kekurangan daging sapi, karena daerah ini penghasil ternak sapi potong di Pulau Sulawesi.

Bahkan, kata dia, justru Sulteng mengirim ternak sapi potong ke daerah lainnya, khususnya di Kaltim.

Soal stok sapi potong untuk kebutuhan Lebaran 2018, Sitti menjamin cukup memadai sehingga tidak ada alasan bagi para pedagang untuk mendatangkan sapi potong dari luar daerah.

"Kami selama ini sudah mampu memenuhi kebutuhan sendiri," kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar