Sopir di Palu keluhkan stok solar kosong

id BBM, solar,SPBU

Ilustrasi: Sebuah SPBU yang sedang mengalami kekosongan stok untuk beberapa jenis BBM (Antaranews Suteng/Istimewa)

Ada dijual di pengecer, tetapi harganya mahal dan stoknya sangat terbatas
Palu (Antaranews Sulteng) - Sejumlah sopir di Kota Palu, Sulawesi Tengah mengeluh stok BBM, khususnya solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palu dan Kabupaten Sigi kosong.

"Saya sudah keliling beberapa SPBU di Palu,solarnya habis," kata Junaidi, seorang sopir truk di Palu,Selasa.

Untuk sementara dirinya terpaksa tidak mengoperasikan armada mengangkut pasir di Sungai Palu, karena tidak ada solar.

  

Menurut petugas di SPBU seperti di Jalan Kartina Palu Selatan, masih menunggu pasokan dari Pertamina.

  

Untuk BBM lainnya bensin, pertamax, pertalite, semua SPBU stok tersedia dalam jumlah pemadai.

  

"Hanya solar saja yang stoknya sudah habis," kata Junaidi mengutip keterangan seorang petugas SPBU di Palu.

  

Hal senada juga disampaikan Berti. Sopir Angkutan Pedesaan trayek Palu-Kulawi itu mengatakan kesulitan mendapatkan solar, sebab SPBU kosong.

  

"Ada dijual di pengecer, tetapi harganya mahal dan stoknya sangat terbatas," kata dia.

Ia membenarkan stok solar di SPBU Jonoge, Kabupaten Sigi sejak pagi hari sudah habis.

Biasanya, kata dia, jika stok BBM di Sigi kosong,bisa  mengisi BBM di Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sigi.

  

Tetapi, SPBU di Kota Palu, stok solar juga sudah habis dan hingga kini belum juga mendapat pasokan dari Pertamina.

  

"Tidak ada cara lain, kecuali menunggu sampai pasokan tiba di SPBU," kata Berti.

  

Ati, seorang petugas di SPBU Jalan Towua Palu mengatakan stok solar kosong, namun dipastikan mendapat pasokan. "Hanya saja pasokan solar dari Pertamina belum juga masuk," kata dia.

 

Khusus untuk BBM jenis lainnya, stoknya masih ada. ***
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar