Legislator : banyak manusia "jadi-jadian" di tahun politik

id Nasdem,ahmad ali

Anggota Komisi VII DPR RI Ahmad M Ali saat reses di Desa Sumber Sari Kecamatan Parigi Selatan, Minggu 5/8 malam (Antaranews Sulteng/Humas Nasdem Sulteng M Hamdin)

Parigi Moutong, Sulawesi Tengah,  (Antaranews Sulteng) - Aggota Komisi VII Bidang Energi Sumber Daya Mineral dan Lingkungan DPR RI Ahmad M Ali menyebut banyak manusia 'jadi-jadian' bermunculan di tahun politik dengan berbagai kepentingan.

"Dulu saat melewati kampung, kaca mobilnya di tutup. Saat ini kaca mobilnya dibuka lalu melambaikan tangannya kepada siapa saja yang dilewatinya. Bahkan tangannya terus melambai, padahal tidak ada lagi orang yang dilewatinya," sebut Ahmad M Ali  saat reses di Desa Sumber Sari Kecamatan Parigi Selatan, dalam keterangan tertulis Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW Nasdem Sulteng Mohammad Hamdin, Minggu 5/8 malam.

Dalam keterangan tertulis itu disebutkan, Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu juga mengingatkan bahwa ditahun politik seperti saat ini, banyak sekali ditemukan manusia jadi-jadian. Ia pun  meminta masyarakat untuk tidak memilih anggota DPR yang hanya datang saat menjelang pemilu. 

 
Anggota Komisi VII DPR RI Ahmad M Ali saat reses di Desa Sumber Sari Kecamatan Parigi Selatan, Minggu 5/8 malam (Antaranews Sulteng/Humas Nasdem Sulteng M Hamdin)


Bendahara Umum DPP Nasdem itu menyebut bahwa,  Anggota DPR diakhir masa sidang dan memasuki masa sidang berikutnya, seluruh dibiayai oleh negara untuk menyelenggarakan reses dengan tujuan menjaring aspirasi masyarakat. 

"Jika ada Anggota DPR yang tidak menyelenggarakan reses, patut diduga bahwa anggota DPR itu telah melakukan tindak pidana korupsi. Karena negara sudah memberi biaya yang tidak sedikit untuk menyelenggarakan reses di daerah pemilihannya," sebutnya.

Banyak hal yang terungkap saat reses yang di langsungkan di Balai Pertemuan Desa Suber Sari itu. Yang paling menojol adalah masalah produktifitas pertanian di wilayah Kecamatan Parigi Selatan yang memiliki persawahan tidak kurang dari 4000 Ha.

Camat Parigi Selatan Mohsen menguraikan  saat ini panen petani padi hanya bisa dua kali dalam setahun. Harusnya, panen itu bisa tiga kali jika irigasinya memadai.

"Karena itu, Saya meminta untuk bisa menjadi perhatian semua pihak termasuk bapak Ahmad M Ali yang saat ini mengelar reses di wilayah kami," sebut Mohsen.

Menjawab permintaan itu, Ahmad M Ali meminta untuk menyampaikan usulan tertulisnya melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ahmad M Ali juga menyayangkan tidak hadirnya pihak-pihak terkait pada resesnya kali ini. 

Ia tetap meminta agar usulan-usulan pembangunan infrastruktur di Parigi Moutong dapat disampaikan melalui usulan tertulis oleh pemerinta daerah 
Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar