Kepala BKKBN himbau setiap keluarga kurangi reproduksi

id Parimo,bkkbn,harganas

Kepala BKKBN Pusat Sigit Priohutomo memasangkan siga saat mengukuhkan Wabub Parigi Moutong sebagai Ayah Gendre pada puncak Harganas Tingkat Provinsi Sulteng di Parigi, Minggu (12/8) (Antaranews Sulteng/Humas Pemkab Parimo)

Palu (Antaranews Sulteng) - Kepala BKKBN Sigit Priohutomo menghimbau seluruh keluarga untuk mendukung suksesnya program kependudukan dan keluarga berencana yang digalakkan pemerintah melalui pengurangan reproduksi.

     

"Ini memang hak azasi setiap manusia, namun demikian kami berharap setiap keluarga dapat membantu mengurangi reproduksi, karena anak yang banyak juga menyulitkan keluarga dan pastinya kasih sayang kepada anak akan terbagi," katanya di Parigi, Sulawesi Tengah, Minggu.

Saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak nasional (HAN) 2018 Tingkat Provinsi Sulteng, Sigit menekankan keluarga berencana bukan semata program pemerintah tetapi program bersama dalam upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera serta mengendalikan pertumbuhan penduduk.

Kepada seluruh kepala daerah di Sulteng, Sigit berharfap semua daerah menyediakan  menyediakan ruang publik yang bisa digunakan setiap anak dan remaja untuk beraktifitas.

"Anak dan remaja ini seringkali kurang mendapatkan ruang yang layak untuk berekspresi. Oleh karena itu, saya mengajak pemerintah daerah dapat menyediakan dan memfasilitasi ruang untuk anak-anak kita beraktifitas," pintanya.

Baca juga: Wabub Parimo Badrun Nggai raih Manggala Karya Kencana

Baca juga: Penduduk Sulteng Bertambah 47 Ribu Per Tahun

Baca juga: Bupati Poso raih penghargaan MKK dari BKKBN


Sementara itu Gubenur Sulteng Longki Djanggola menyebutkan bahwa gaung program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga harus terus disemarakan dengan  mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dengan mengaktualisasikan delapan fungsi keluarga.

"Maka tepatlah jika peringatan hari keluarga ini dirayakan berbarengan dengan hari anak nasional," ujarnya.

Menurut Longki, tanggung jawab orang tua dalam keluarga akan terpenuhi ketika orangtua memahami delapan fungsi keluarga agar mudah untuk menanamkan nilai-nilai moral terhadap anak. 

Pada kesempatan itu, Kepala BKKBN Sigit Priohutomo menyerahkan plakat Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI kepada Gubenur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan  penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN kepada Bupati Sigi, Banggai, Tojo Una-una, Morowali Utara, Poso, Wali Kota Palu dan Ketua TP-PKK Kota Palu.

Sigit juga menobatkan ayah dan bunda GenRe kepada Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai SE dan Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Dra Hj Prihartini S Tombolotutu.

Gubenur Longki Djanggola juga mencanangkan gerakan masyarakat hidup sehat dan  kampanye imunisasi measles rubella (MR) di Kabupaten Parigi Moutong yang ditandai  pelepasan balon gas, penandatangan dukungan serta penyuntikan imunisasi MR kepada tiga orang perwakilan anak Paud, SD dan SMP oleh petugas medis.

Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong dr Revi Tilaar mengatakan imunisasi massal MR menargetkan 135.000 anak dan meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu bahwa vaksin MR tidak halal. 

 
Gubernur Sulteng Longki Djanggola menyaksikan penyuntikan vaksin measles rubella (MR) pada pencanangan imunisasi massal MR di sela acara puncak Peringatan Harganas Tingkat Provinsi Sulteng di Parigi, Minggu (12/8) (Antaranews Sulteng/Humas Pemkab Parimo)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar