Pendamping siswa asal Babel apresiasi pelaksanaan SMN

id BHUN,SMN,Babel

Para siswa asal Provinsi Babel yang mengikuti program SMN 11-19 Agustus 2018 bersiap naik pesawat di Bandara Mutiara Sis Aldjufri Palu. Minggu, untuk kembali ke Babel. (Antaranews Sulteng/Sulapto Sali)

Palu (Antaranews Sulteng) – Pendamping siswa asal Provinsi Bangka Belitung (Babel) Deri Nodianto mengapresiasi program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang dilaksanakan oleh Kementerian BUMN lewat sinergi BUMN yang ditugasi melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN) di Sulawesi Tengah.
   
"Kita sangat berterima kasih tentunya kepada Kementrian BUMN, karena menurut kami program Siswa Mengenal Nusantara ini adalah program yang hebat, program yang bagus dan merupakan bentuk nyata kehadiran BUMN untuk anak-anak negeri,” kata Deri Nodianto di Bandara Mutiara SIs Aldjufri sebelum meninggalkan Kota Palu kembali ke Babel, Minggu.

Pendidik dari SMA Negeri 1 Pemali, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung ini menjadi salah satu dari tiga pendamping 23 siswa asal Babel yang berada di Kota Palu untuk mengikuti program SMN yang dilaksanakan sejak 11 Agustus 2018.

BUMN penyelenggara SMN di Sulteng tahun ini adalah PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai penanggung jawab utama (PIC-person in charge) serta Perum LPPNPI (Airnav Indoensia) dan PT. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) selaku co.PIC. 

Deri mengatakan bahwa program BHUN ini benar-benar berdampak positif  bagi para siswa asal Babel setelah mengunjungi berbagai tempat di Kota Palu dan sekitarnya.

Baca juga: Sulawesi Tengah berkesan baik bagi peserta SMN

"Dengan adanya program SMN ini para siswa kami dari Babel bisa banyak belajar dari Provinsi Sulawesi Tengah, baik itu mengenai budaya, adat istiadat, kunernya, kotanya maupun alam dan ekonominya, karena bisa melihat langsung. Ini luar biasa sekali,” katanya. 

Disamping kepada para siswa, program ini juga berdampak luar biasa kepada para pembimbing karena bisa mengenal Nusantara salah satunya adalah berkunjung ke Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan adanya BHUN, kata Deri yang mengaku baru pertama kali menginjakan kaki di bumi Sulawesi Tengah, ia langsung terkagum-kagum melihat keindahan pulau Sulawesi dan kota Palu yang selama ini hanya didengar dari cerita orang atau media.

Di Palu, katanya, salah satu yang sangat menarik adalah di bandaranya itu disajikan pemandangan bukit-bukit pengunungan yang beda dengan Bangka yang menyaji pesisir laut, kemudian adat istiadat dan budaya serta alamnya masih sangat bagus sekali.

"Anak-anak senang semua. Wajah  mereka gembira semua bisa datang ke Provinsi Sulawesi Tengah, belajar banyak hal baru dalam program ini. Dan mereka komitmen apa yang sudah dipelajari di Sulteng lewat program SMN, akan mereka bagikan untuk teman-teman meraka di Babel nanti,” ujar Nirma, pendamping siswa Babel dari Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung. 
 
Para siswa asal Provinsi Babel yang mengikuti program SMN 11-19 Agustus 2018 (Antaranews Sulteng/Sulapto Sali)
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar