Pertamina bantu pulihkan karang rusak di Kepulauan Togean (vidio)

id Pertamina,karang,togean

General Manager Marketing Operation Region VII Sulawesi, Tengku Fernanda (kiri) mengikat bibit karang di media khusus sebelum diletakan di dasar laut Kepulauan Togean. (www.sulteng.antaranews.com/Moh. Ridwan)

Ampana, (Antaranews Sulteng) - PT Pertamina (Persero) Region Sulawesi bekerja sama Balai Taman Nasional Kepulauan Togenan (TNKT) melakukan transplantasi sebanyak 5.600 bibit karang untuk memulihkan karang rusak di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

"Kepulauan Togean merupakan daerah konservasi terumbu karang, olehnya kami juga memiliki tanggung jawab lingkungan menjaga kelestarian biota laut, apalagi Togean menjadi destinasi wisata prioritas nasional," kata General Manager Marketing Operation Region VII Sulawesi Tengku Fernada di Ampana, Jumat.

Kepualau Togean saat ini merupakan objek wisata primadona di Sulteng, keindahan bawah lautnya menjadikan destinasi wisata itu sangat diminati wisatawan mancanegara.

Transplantasi karang bertujuan memulihkan terumbu karang yang telah rusak dengan memindahkan potongan karang hidup dari terumbu karang yang kondisinya masih baik ke lokasi terumbu karang telah rusak. 

Tengku menjelaskan, Pertamina sebagai salah satu BUMN milik pemerintah memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan ekosisitem alam.

Baca juga: Pertamina bantu nelayan di pulau batu daka

Pulau Pangampe merupakan pulau yang menjadi titik rehabilitasi terumbu karang, selain untuk kepentingan ekosistem, terumbu karang juga menjadi obyek wisata bawah laut yang sangat digemari para wisatawan mancanegara.

"Pelestarian biota laut menjadi komitmen kami bersama Balai Taman Nasional Kepulauan Togean mewujudkan Togean menjadi cagar biosfer," ungkapnya.

Ia menguraikan bahwa kegiatan serupa juga telah dilaksanakan Pertamina pada obyek wisata bahari Wakatobi,  sebanyak 1.000 bibit karang dan Kolaka sebanyak 200 bibit, keduanya di Sulawesi Tenggara.

Transplantasi karang dilakukan dengan cara mengaitkan karang di media yang telah diletakkan di bawah laut berbentuk meja, berfungsi sebagai tempat karang menempel sebanyak 280 dudukan karang.

"Lewat transplantasi karang, kita melakukan intervensi percepatan regenerasi karang dan perbaikan lingkungan yang rusak yang tidak bisa lagi ditumbuhi karang," ujarnya.

Kepala alai Taman Nasional Kepulauan Togean Bustang menjelaskan, cagar biosfer merupakan wilayah atau kawasan yang terdiri atas daratan, perairan, dan pantai yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan.

Baca juga: Pertamina: BBM satu harga di sigi segera direalisasikan

Keberadaan cagar biosfer bertujuan untuk mencapai keseimbangan kelestarian keanekaragaman hayati, pembangunan ekonomi dan kebudayaan.

"Kepulauan Togean memiliki kawasan terumbu karang seluas 13.909 hektare, namun lebih dari 50 persen atau 8.345 hektare berstatus rusak, sementara 5.564 ha sisanya berstatus sehat," tutur Bustang.
 

 
Pewarta :
Editor : Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar