Presiden dandan ala pejuang kemerdekaan mengayuh sepeda

id jokowi

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) menyapa warga ketika mengikuti kegiatan sepeda bersama dengan tema Bandung Lautan Sepeda di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11/2018). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye.)

Bandung,  (Antaranews Sulteng) - Presiden Joko Widodo mengayuh sepeda ontel dengan mengenakan pakaian pejuang kemerdekaan saat turut dalam kegiatan sepeda santai di depan Gedung Sate, Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu.

Turut hadir bersama Presiden Jokowi dalam acara Sabtu pagi itu sejumlah pejabat, antara lain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Sosial Agus Gumiwang, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Jokowi mengenakan pakaian pejuang berwarna cokelat dan menumpangi sepeda ontel berwarna hitam.

Tanda kepangkatan serta badge bendera merah putih di dada, sepatu boot hitam dan peci cokelat melengkapi kostum mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Rombongan peserta Bandung Lautan Sepeda melakukan start dari depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

Terdapat beberapa jenis sepeda yang turut meramaikan antara lain sepeda mini, sepeda ontel, hingga sepeda gunung.

Suasana acara yang ramai semakin riuh ketika masyarakat melihat Kepala Negara yang membuka acara itu.

"Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, gowes Bandung Lautan Sepeda pagi hari ini saya nyatakan diberangkatkan," ujar Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia itu pun tidak segan menyapa warga dan melambaikan tangan serta senyumannya.

Kegiatan sepeda santai itu diselenggarakan dengan kerja sama Kodam III Siliwangi, Polda Jabar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Acara bertemakan Bandung Lautan Sepeda itu mengambil rute antara lain melalui Gedung Sate-Jalan Merdeka-Jalan Lembong-Jalan Asia Afrika-Jalan Sudirman-Jalan Pasir Kaliki-Jalan Pasteur-Jalan Wastu Kencana.

Selanjutnya Jalan Purnawarman-Jalan Cikapayang-Jalan Surapati kemudian kembali ke kawasan depan Gedung Sate.

Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar