Hadiri Natal lansia, Bupati Morut minta nasehat orang tua

id Natal Lansia,Beteleme,Morowali Utara,Bupati Morut

Ny Liliana, istri Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor menyerahkan secara simbolis bingkisan Natal untuk pada pendeta se Kecamatan Lembo dan Lembo Raya, setelah sebelumnya bupati menyerahkan bingkisan yang sama untuk para lansia pada perayaan natal lansia di Beteleme, Selasa (11/12) (Antaranews Sulteng/Anci-Humas Pemda Morut)

Bupati Aptripel: berikan nasehat dan teguran bila saya melakukan kesalahan dalam mengemban amanat rakyat
Beteleme (Antaranews Sulteng) - Sedikitnya 1.000 orang jemaat lanjut usia dari berbagai denominasi gereja se-Kecamatan Lembo dan Lembo Raya, menghadiri ibadah dan perayaan Natal bersama di Gereja GKST Jemaat Betlehem, Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (11/12) petang.

Ibadah dan perayaan Natal yang digelar GKST Klasis Lembo dan Lembo Raya itu dihadiri Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor dan isterinya Ny. Liliana serta anggota Forkompimda dan para pejabat Pemda Morowali Utara.

Meski acara molor hampir 90 menit dari waktu yang direncanakan pukul 16.00 Wita serta diwarnai hujan keras dan padamnya aliran listrik, namun para lansia dari puluhan desa dan denominasi gereja yang berbeda di dua kecamatan itu tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Terkait antisipasi pemadaman listrik tersebut, Bupati Morowali Utara sendiri selalu menyiapkan pinjaman genset kepada seluruh gereja yang akan menyelenggaraan ibadah dan perayaan Natal dengan harapan acara itu tidak terganggu bila listrik PLN padam, sebab kondisi kelistrikan di kabupaten itu sampai saat ini memang masih krisis.

Salah satu acara yang paling dinanti para lansia adalah pembagian bingkisan natal kepada seluruh lansia dan pendeta-pendeta di wilayah tersebut.

Bupati Aptripel Tumimomor menyerahkan secara simbolis bingkisan natal untuk para lansia kepada gembala GKST Betlehem Beteleme sedangkan isterinya Ny.Liliana Tumimomor menyerahkan kepada gembala GKST Tinompo.

Bingkisan natal yang rutin diberikan setiap tahun itu kemudian akan diteruskan kepada seluruh lansia melalui pimpinan gereja lokalnya masing-masing.

"Terima kasih pak bupati atas perhatian kepada para orang tua," ujar salah seorang nenek berusia 83 tahun yang tampak semangat menghadiri acara tersebut.
 
Para jemaat lanjut usia tampak antusias mengikuti ibadah dan perayaan natal lansia se Kecamatan Lembo dan Lembo Raya di Beteleme, Selasa (11/12) (Antaranews Sulteng/Anci-Humas Pemda Morut)

Bupati Aptripel sendiri yang tampak terharu dan bahagia menghadiri acara yang diikuti lebih 1.000 lansia itu berharap kepada para orang tua untuk tidak segan-segan memberikan nasehat bahkan teguran bila ada kesalahan atau kekurangannya dalam menjalankan amanah yang dibeirkan rakyat untuk memimpin Morowali Utara.

"Saya juga sangat mengharapkan dukungan doa dari para orang tua saya yang hadir di tempat ini agar dapat menjalankan amanah ini untuk melaksanakan pembangunan, menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat untuk kemajuan daerah dan kesejahterana masyarakat," ujar Ipe, panggilan akrab Aptripel Tumimomor.

Ibadah Natal yang mengambil thema: 'Kristus adalah hikmat bagi kita' ini dipimpin Pdt Hasni Dunggurio, STh yang juga Ketua Klasis GKST wWilayah Lembo dan Lembo Raya.

Salah satu hal menarik dalam ibadah dan perayaan natal kali ini adalah seluruh komunikasi dilakukan dalam Bahasa Mori, suku terbesar yang mendiami Kabupaten Morowali Utara.

Bahkan Bupati Ipe Tumimomor juga menyampaikan pengantar sambutanya dalam bahasa daerah berupa perkenalan diri dan keluarganya.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu implementasi program pemerintah kabupaten dalam membangun dan mengembangkan budaya daerah dan menyosialisasikan kembali secara intens penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda Morowali Utara.
 
Ketua Klasis GKST Kecamatan Lembo dan Lembo Raya Pdt Hasni Dunggurio, STh saat memimpn ibadah natal lansia di Beteleme, Selasa (11/12) (Antaranews Sulteng/Anci-Humas Pemda Morut)
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar