KPU buka kemungkinan debat pilpres hanya di Jakarta

id kpu,arif budiman

KPU buka kemungkinan debat pilpres hanya di Jakarta

Ketua KPU RI Arief Budiman (kedua kanan) bersama dengan Anggota KPU Hasyim Asy'ari (kiri), Evi Novida Ginting Manik (kedua kiri), dan Viryan (kanan) membuka rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke- 2 (DPTHP-2) di hotel Menara Peninsula, Jakarta, Sabtu (15/12/2018). Rapat pleno tersebut bertujuan untuk menetapkan dan memverifikasi DPT tingkat provinsi. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.)

KPU mengusulkan dua tempat untuk debat, yaitu Jakarta dan Surabaya, namun kedua tim sukses menyampaikan agak beresiko kalau dua tempat sehingga kemungkinan Jakarta saja

Jakarta,  (Antaranews Sulteng) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka peluang pelaksanaan debat calon presiden dan calon wakil presiden hanya dilakukan di Jakarta, setelah mendengarkan pendapat dari tim sukses dua pasangan calon.

"KPU mengusulkan dua tempat untuk debat, yaitu Jakarta dan Surabaya, namun kedua tim sukses menyampaikan agak beresiko kalau dua tempat sehingga kemungkinan Jakarta saja," kata Arief di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan, kepastian tempat debat tersebut akan ditentukan dalam rapat KPU pada Rabu (19/12).

Selain itu, katanya, pekan ini KPU RI sudah bertemu dengan tim kampanye kedua pasangan calon (paslon), pihaknya menawarkan lima kali debat capres-cawapres, yaitu 17 Januari, 17 Februari, 17 Maret, 30 Maret, dan 13 April 2019.

"Kedua tim pemenangan akan membicarakan dahulu di internal bersama paslon masing-masing," ujarnya.

Ia mengatakan, KPU akan bertemu kembali dengan kedua tim sukses pada Rabu (19/12) untuk memastikan usulan KPU tersebut bisa diterima keduanya.

Menurut Arief, KPU akan bertemu kedua tim pemenangan pada 19 Desember untuk memastikan semua bisa diterima lalu KPU tinggal membuat keputusannya dan dijalankan.

"Untuk waktu debat usulan KPU termasuk debat pertama 17 Januari 2019," katanya.