Telkomsel pastikan keandalan jaringan telekomunikasi pergantian tahun di Sulteng

id telkomsel

Posko Siaga Natal dan Tahun Baru (Naru) tahun 2018 di NSA Palu. (Antaranews Sulteng/Fauzi)

Posko siaga 24 jam penuh, untuk memantau jaringan Telkomsel di seluruh wilayah Sulteng
Palu (Antaranews Sulteng) - Operator seluler milik negeri PT Telekomunikasi Indonesia (Telkomsel) Netwok Service Area (NSA) Palu menjamin keandalan dan ketersediaan kapasitas jaringan seluler pada malam pergantian tahun 2018 ke 2019 di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami sudah melaksanakan beberapa aktivitas jelang Natal dan pergantian tahun,” kata Ketua Posko Natal dan Tahun Baru (Naru) NSA Palu, Fahruddin kepada sejumlah wartawan di Grapari Telkomsel Palu, Kamis.

Posko Siaga Naru kata Fahruddin dibuka di semua ibu kota provinsi, khusus di Sulteng dipusatkan di Kota Palu sejak tanggal 24 Desember 2018 hingga 3 Januari 2019 mendatang.

“Posko siaga 24 jam penuh, untuk memantau jaringan Telkomsel di seluruh wilayah Sulteng,” ujarnya.

Fahruddin menjelaskan sejumlah aktivitas untuk menjamin keandalan jaringan Telkomsel diantaranya melakukan pemetaan poin of interest (POI), dimana sejumlah titik-titik keramaian yang kemungkinan melonjaknya pengguna jaringan telekomunikasi.

Baca juga: Telkomsel Sulteng pulihkan 80 persen BTS

Titik POI itu tersebar di seluruh wilayah Sulteng yakni Pelabuhan Luwuk, Luwuk Shopping Mall, Bandara Syukuran Aminuddin Amir di Luwuk, Bandara Mutiara Sis Aljufri di Palu, Metro Regency di Palu, pusat pertokoan di Palu, lapangan haji Hayun di Tolitoli, Terminal Toboli dan Poso City Mall.

Kemudian kata Fahruddin, pihaknya juga memastikan kondisi jaringan agar betul-betul maksimal dengan melakukan speed test kondisi jaringan internet, penambahan combat di kantor TDC Akar Daya Palu.

“Kami juga melakukan optimalisasi jaringan dan penambahan kapasitas BTS yang diharapkan juga menaikan pengguna,” kata Fahruddin.

Selain itu, pihak Telkomsel juga mendominankan jaringan LTE, di semua area ibukota kabupaten se Sulteng.

“Harapannya penggunaan data menggunakan jaringan 4G dan voice menggunakan jaringan 3G dan 2G,” ucapnya.

Fahruddin menegaskan tidak akan terjadi ganguan jaringan telekomunikasi pada malam pergantian tahun nantinya, karena Telkomsel Palu telah menyiapkan sejumlah genset cadangan jika terjadi pemadaman listrik.

Manager NSA Palu I Wayan Sudana mengatakan pihak Telkomsel Palu telah memperkirakan adanya lonjakan trafik atau penggunaan layanan pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2018 mendatang.

“Perkirakan lonjakan trafik sekira 15 persen untuk layanan voice dan data,” ungkapnya.

Angka itu kata dia, lebih besar dari kenaikan trafik yang dialami pada pergantian tahun baru 2018 lalu, sebesar 13,5 persen.

“Telkomsel sebagai operator telekomunikasi milik negeri ini siap melayanai masyarakat di Sulteng,” tegas Wayan. 

Baca juga: gangguan telkomsel di napu hambat persiapan pemilu
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar