Film "Hayya" akan ramaikan perfilman indonesia tahun 2019

id film

ilustrasi/antara

Jakarta,  (Antaranews Sulteng)  Setelah memproduksi film 212, The Power of Love, Warna Pictures kembali menggarap film bertema humanis berjudul Hayya. 

Sama seperti film pertamanya, Warna Pictures kembali menggandeng pembuat film dokumenter Jastis Arimba sebagai penulis skenario dan sutradara di film Hayya. Ali Eunoia bertindak sebagai penulis skenario. Sementara itu, ustadz Erick Yusuf, Imam T. Saptono, Asma Nadia, Oki Setiana Dewi, dan Helvy Tiana Rosa sebagai jajaran produser.  

Dalam film ¿Hayya¿, sang jurnalis Rahmat (Fauzi Baadila)¿diceritakan pada ¿212, The Power of Love¿ berpartisipasi dalam gerakan 212¿memutuskan menjadi relawan kemanusiaan untuk wilayah Indonesia yang terkena bencana. Namun, Rahmat menyadari bahwa relawan itu tidak mengenal batas agama atau negara, akhirnya dia ditemani Adin (Adhin Abdul Hakim) berangkat ke perbatasan Palestina. Di sana lah, Rahmat bertemu dengan sosok gadis lugu yatim piatu korban konflik di Palestina bernama Hayya (Amna Hasanah Sahab). 

Oji, panggilan akrab Fauzi Baadila mengungkapkan bahwa dirinya sudah pergi dan meninjau pengungsian di Palestina. 

"Saya ingin kepedulian bukan hanya bicara kasihan saja, tetapi ada ikatan batin. Donasi pun juga diperlukan oleh mereka," ungkap Oji dalam konferensi pers produksi film ¿Hayya¿ di Jakarta, Sabtu. 

Diakui oleh ustadz Erick Yusuf bahwa film ini mengangkat teman yang benar-benar signifikan dengan permasalahan humanis. 

"Film ini menjadi tontonan positif yang diberikan kepada masyarakat Indonesia. Ini adalah tentang kepedulian tentang masalah kemanusiaan, terutama masalah penindasan atau kezaliman," ujar ustadz Erick. 

Film yang mulai diproduksi pada awal Januari tahun 2019 ini dibintangi oleh Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Meyda Sefira, Hamas Syahid, Fajar Lubis, Asma Naida, Ria Ricis, dan Amna Hasanah Sahab dijadwalkan akan tayang pada Agustus atau September tahun depan. 

Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar