AHY Foundation bantu pengungsi di Sulteng (vidio)

id AHY,pengungsi,bantuan,bencana,sigi

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Antaranews Sulteng/Fauzi Lamboka)

Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya yang tidak kuat dan diluar batas kemampuan
Palu (Antaranews Sulteng) - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama lembaga yang didirikannya AHY Foundation memberikan bantuan untuk pengungsi korban bencana di Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kami hanya membayangkan dari Jakarta, hanya melalui layar televisi, itu saja sudah terlihat betapa dahsatnya ujian diberikan Tuhan kepada saudara-saudara kami di Palu, Sigi dan Donggala," kata AHY kepada ratusan warga di pengungsian hunian sementara (Huntara) di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Senin.

AHY mengatakan tujuan kedatangannya ingin bertemu langsung dengan para korban bencana sekaligus memberikan dukungan dan bantuan ala kadarnya, yang mungkin bisa bermanfaat bagi warga di pengungsian.

"Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya yang tidak kuat dan diluar batas kemampuan," ujarnya.

AHY Foundation menyalurkan ratusan paket Sembako dan bantuan satu unit sumur bor untuk penyediaan air bersih di lokasi Huntara.

AHY mengatakan warga yang telah melewati duka beberapa waktu lalu, memang sangat berharap adanya perhatian negara dan pemerintah, khususnya dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Semoga secepatnya semua bantuan dapat diturunkan di Huntara, sesuai dengan harapan kita bersama," kata AHY.

Dalam kunjungan itu, AHY turut mendengarkan kisah saat terjadinya bencana gempa bumi dan likuifaksi di Desa Jono Oge.

Kepala Desa Lolu, Tarmin mengatakan bantuan sumur untuk air bersih sangat membantu warga di Huntara.

Di lokasi itu, kata dia, tidak hanya warga Desa Lolu, tetapi turut pula warga dari Desa Mpanau, Jono Oge, Pombewe dan Soulowe.

"Jangan melihat isinya tetapi syukuri apa yang sudah diberikan," kata Tarmin kepada warga di pengungsian.

AHY yang didampingi mantan Bupati Morowali Awwar Hafid kembali dijadwalkan akan menyambangi para pengungsi Balaroa, Kota Palu dan sejumlah pengungsi di Donggala, Selasa (8/1).
 
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar