Rumput laut Parigi Moutong sasar pasar internasional

id Rumput laut, pasar internasional, parigi moutong

Ilustrasi, Seorang pembudidaya menjemur rumput laut (ANTARA)

Parigi, 10/2 (Antaranews Sulteng) - Pemerintah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mendorong komoditas rumput laut menyasar pasar internasional melalui kerjasama dibangun dengan Kementerian Desa Pembanguan Derah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDT).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong Efendi Batjo di Parigi, Minggu mengatakan, kerja sama dibangun dengan kemendes-PDT dan pihak ketiga dibidang pemasaran produk. 
Salah satu produk potensial disektor perikanan yakni komoditas rumput laut yang saat ini gencar dikembangkan petani di kabupaten itu. 
"Dari pertemuan kedua belah pihak, Kemendes-PDT termasuk pihak ketiga yang sudah direkomendasi bersedia membantu Pemkab Parigi Moutong dalam hal promosi dan pemasaran karena bahan baku cukup melimpah, " ungkap mantan Kepala Dinas Lingkunhan Hidup Parigi Moutong ini. 
Efensi menyebut, keberanian pemerintah setempat ingin menembus segmen pasar internasional karena hubungan kerja sama antara pemerintah pusat dan perusahaan berkompeten di Jakarta. 
"Ini yang memacu kami lebih bersemangat menjual produk lokal hasil olahan petani, " tambahnya. 
Dia memaparkan, Teluk Tomini memiliki garis pantai sepanjang 1.179 kilometer, luasnya garis pantai itu dimanfaatkan masyarakat setempat mengembangkan sektor perikanan termasuk rumput laut. 
Ratusan hektare bentangan pembudidayaan rumput laut oleh nelayan di kabupaten itu terus didorong agar bisa berproduksi maksimal.
Meski bahan baku melimpah, namu kendala lain dihadapi petani saat ini adalah menyangkut permodalan dan pasar. 
"Hadirnya kerjasama ini sangat membantu masyarakat dan kita ingin bisa meningkatkan ekonomi masyarakat," harapnya. 
Selain rumput laut, udang juga memiliki potensi yang cukup besar di kabupaten itu, sehingga komoditas itu kemungkinan besar masuk dalam target pasar internasional. 
"Pemasaran produk menggunakan sistem online. Pelaku usaha bisa langsung berhubungan dengan konsumen tanpa interfensi pemerintah, " katanya. 
Dalam waktu dekat, masyarakat yang bergelut dibidang perikanan dan pertanian akan mendapat pelatihan dari perusahaan direkomendasikan Kemendes-PDT khsusunya sebagai operator penjualan agar dapat berhububgan langsung dengan konsumen, termasuk meninjau serta identifikasi komoditas potensial lainnya di dua sektor tersebut. 
"Tentunya produk ditawarkan kepada konsumen kualitasnya harus terjamin serta memenuhi syarat tertentu yang diinginkan konsumen, " tuturnya. 
Baca juga: TELUK TOMINI COCOK UNTUK PENGEMBANGAN RUMPUT LAUT
Baca juga: Petani rumput laut di Parigi Moutong terkendala pemodalan
Baca juga: Pemkab Parigi dorong kembali budidaya rumput laut
Pewarta :
Editor : Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar