Basarnas cari kapal hilang di perairan Banggai

id Basarnas, kapal hilang, operasi SAR, Banggai Laut

Sejumlah Tim SAR dari Pos SAR Luwuk milik Basarbas Palu dikerahkan mencari kapal KM Cahaya Murni yang hilang kontak di Perairan Kabupaten Banggai Laut, Selasa (5/3). Kapal tersebut hilang kontak pada koordinat 1° 1'38.52" S - 123° 47'53.88"T pada Sabtu (26/2) berangkat dari pelabuhan Tanjunh Pamali, Banggai Laut menuju pelabuhan Flaco, Bitung, Sulawesi Utara. (Antaranews Sulteng/Humas Basarnas)

Palu (ANTARA) - Kantor SAR, Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, mengerahkan personelnya melakukan pencarian terhadap salah satu kapal KM Cahya Murini yang hilang di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 

Kepala Kantor SAR Palu Basrano, di Palu, Selasa mengatakan, setelah menerima laporan dari Exan, salah satu keluarga awak kapal pukul 13.00 WITA, pihaknya langsung mengerahkan satu tim SAR dari Pos SAR Luwuk. 

Basrano menuturkan, KM Cahya Murni berangkat dari Tanjunh Pamali, Banggai Laut menuju pelabuhan Flaco, Bitung, Sulawesi Utara hilang kontak pada Sabtu 26 Feruari 2019 pukul 23.00 WITA. 

"KM Cahya Murni hilang kontak pada koordinat 1° 1'38.52" S - 123° 47'53.88"T di perairan Banggai Laut, " ungkapnya. 

Dikabarkan, berdasarkan jadwal pemberangkatan haruanya kapal tersebut tiba di Sulawesi Utara Minggu 27 Februari, namun hingga sepekan kapal tersebut belum sandar di pelabuhan Bitung. 

"KM Chaya Murni mengangkut lima awak dan dinahkodai La Ode Ikan, kapal itu mengangkut kopra dan pala, " tambahnya. 

Setelah menerima laporan, instansi identik berbaju dinas orang langsung membuka operasi SAR dengan mengerahkan delapan personel melakukan pencaria disejumlah titik perairan yang diduga hilang kontak.

Selain itu, Basarnas juga menurunkan satu unit KN 204, kemudian satu unit rubber boat dan peralatan pendukung lainnya guna melancarkan kegiatan operasi SAR. 

Dia mengaku, upaya pencarian kapal hilang mengalami hambatan diakibatkan cuaca ekstrim dengan ketinggian gelombang satu hingga satu stengah meter sehingga tim SAR memutuskan menghentikan operasi. 

"Mengingat waktu sudah memasuki malam hari, maka pencarian akan dilanjutkan besok pagi, Rabu (6/3) dengan menyisir wilayah-wilayah yang belum sempat didatangi" ujarnya. 

Hingga kini tim SAR bersiaga di pelabuhan Tanjung Pamali, Banggai Laut sekaligus beristirahat meperaiapakn diri untuk melakukan pencarian selanjutnya.

"Mudah-mudahan operasi SAR nanti berjalan sesuai harapan dan kelima awak kapal itu bisa dievakuasi dengan selamat, " harapnya. 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar