Kapolda benarkan tiga DPO terorisme Poso tewas tertembak (vidio)

id Operasi Tinombala Poso,Kapolda,Danrem,DPO terorisme

Kapolda Sultwng Brigjen Pol Lukman Wahyu (kiri) didampingi Danrem 132/Tadulako Palu Kol. Inf Agus Sasmita memberikan penjelasan kepada jurnalis di Palu, Jumat (22/3), terkait tertembaknya tiga DPO kasus terorisme Poso. (Antaranews Sulteng/Sulapto Sali)

Palu (ANTARA) - Kapolda Sulteng Brigjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto, MSi membenarkan terjadinya kontak tembak antara anggota Satgas Operasi Tinombala Poso dengan kelompok sipil bersenjata anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) di dusun Air Teh, Desa Marete, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (21/3) petang dan menewaskan tiga DPO (daftar pencarian orang) pelaku terorisme tersebut.

"Alhamdulilah dapat tiga. Yang jelas tiga orang, ada si Fadel, ada Ibrohim dan ada Ikrima. Nama-nama itu ada alias-aliasnya," katantya kepada wartawan usai gelar pasukan operasi Mantap Brata pengamanan Pemilu di lapangan Vatulemo Palu, Jumat.

Kapolda yang didampingi Danrem 132/Tadulako Kol Inf Agus Sasmita mengatakan dengan tewasnya tiga itu, maka saat ini masih ada tersisa sembilan orang lagi DPO kasus terorisme Poso yang terus diburu oleh Satgas Operasi Tinombala.

"Mestinya kekuatan mereka berkurang. Karena dari dua, kini tambah tiga lagi (yang tertangkap hidup dan mati), jadi tinggal sembilahlah jumlah mereka," katanya.

Menurut dia, anggota Satgas Tinombala yang terdiri atas personel Polri dan TNI masih terus bekerja untuk memburu sisa-sisa DPO tersebut, namun juga berharap mereka mau menyerahkan diri.
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu menyalami anggota Satgas Operasi Tinombala Poso saat berkunjung ke Sausu, Jumat (22/3). (Antaranews Sulteng/Moh. Ridwan)

Baca juga: Satgas Tinombala Poso baku tembak dengan DPO terorisme, tiga tewas
Baca juga: Satu teroris Poso tertembak mati dan satu tertangkap hidup


Terkait dengan adanya kabar dua orang yang diamankan dalam keadaan hidup oleh personel Satgas Tinombala Poso, Kapolda Sulteng engan menjelaskan.

"Kawan-kawan (anggota Satgas Tinombnala) masih di atas (di hutan lokasi baku tembak) semuanya. Untuk evakuasi insya Allah hari ini. Saya sebentar lagi berangkat ke sana," tegas Kapolda.

Sebelumnya diberitakan Satgas Operasi Tinombala Poso yang terdiri atas personel polisi dan TNI, terlibat baku tembak dengan kelompok sipil bersenjata anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Dusun Air Teh, Desa Marete, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis petang sekitar pukul 17.00 Wita.

Tiga orang yang tercatat dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme di Poso itu dilaporkan tewas, masing-masing bernama Andi Muhamad alias Abdullah asal Makassar, Jaka Ramadhan alias Ikrima asal Banten dan Alhaji Kaliki alias Ibrohim asal Ambon. 
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu menyalami anggota Satgas Operasi Tinombala Poso saat berkunjung ke Sausu, Jumat (22/3). (Antaranews Sulteng/Moh. Ridwan)
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar