Donggala upayakan peningkatan kesejahteraan nelayan pascatsunami

id Donggala,Pemkab Donggala,Nelayan

Bupati Donggala Kasman Lassa di dampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ali Assegaf menandatangani berita acara penyerahan bantuan 15 unit perahu kepada kelompok nelayan, berlangsung di Desa Wani II Kecamatan Tanantovea, Sabtu 6 April 2019 (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Donggala, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berkomitmen dan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan nelayan pascabencana gempa dan tsunami menerjang wilayah itu, 28 September 2018.

"Salah satu komponen yang menjadi fokus pemerintah dalam pembangunan kesejahteraan yakni mereka para nelayan," ucap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, Minggu (7/4).

Nelayan Donggala menjadi salah satu komponen yang terdampak gempa dan tsunami pada tanggal 28 September 2018. Bahkan, beberapa di antara nelayan meninggal dunia saat peristiwa yang memilukan itu.

Nelayan, aku Ali Assegaf, harus menjalani kehidupan yang sulit pascabencana itu menerjang. Dimana, sebahagian nelayan tidak memiliki tempat tinggal karena terdampak bencana.

"Ini yang memberikan pengaruh besar dalam upaya pembangunan kesejahteraan nelayan. Di satu sisi, nelayan kehilangan sarana alat menangkap ikan mulai dari perahu, kapal dan alat lainnya," ujar dia.

Momentum hari nelayan pada tanggal 6 April 2019, sebut Ali Assegaf, menjadi momentum penting untuk merefleksi pembangunan kesejahteraan nelayan.

Pembangunan kesejahteraan nelayan, urai Ali Assegaf, melibatkan istri-istri dari nelayan itu sendiri. Dimana, istri para nelayan dibekali dengan keterampilan didukung dengan ketersediaan sarana untuk mengelola produk hasil tangkap nelayan.

"Kami berupaya membangun kembali, menyemangati nelayan agar nelayan aktif kembali melakukan kegiatan tangkap di laut. Kemudian ibu-ibu atau istri nelayan aktif kembali melakukan olahan hasil tangkap," sebut Ali.

Pemerintah Kabupaten Donggala memperingati hari nelayan dengan menyalurkan 15 unit perahu bantuan dari PMI Kota Surabaya, dan 70 unit perahu dari pihak lain, diserahkan langsung oleh Bupati Donggala Kasman Lassa berlangsung di Desa Wani II Kecamatan Tanantovea, Donggala.

Selain menyerahkan bantuan perahu, Pemkab Donggala juga memperingati momen itu dengan menggelar lomba jalan santai, tarik tambang di pesisir pantai, lomba dayung dan panjat pinang melibatkan masyarakat dan nelayan.

"Ada banyak hadiah yang kami siapkan, ini untuk menyemangati nelayan. Sekaligus kami mengenalkan lampu lacuda sebagai salah satu alat penerang untuk membantu nelayan melakukan kegiatan tangkap di laut," kata dia.
 
Bupati Donggala Kasman Lassa didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Donggala Ali Assegaf saat hendak melepas peserta jalan santai pada peringatan hari nelayan, berlangsung di Desa Wani II Kecamatan Tanantovea, Sabtu 6 April 2019 (Antaranews/Muhammad Hajiji)
 
 
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar