Donggala tempuh empat langkah berdayakan nelayan

id Donggala,Pemkab Donggala,Nelayan Donggala,DKP Donggala

Bupati Donggala, Kasman Lassa di dampingi Kepala Dinas Kelautan dan Periknan Ali Assegaf memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela peringatan hari nelayan 6 April 2019, di Wani II Kecamatan Tanantovea. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Donggala, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menempuh empat langkah untuk memberdayakan para nelayan di daerah tersebut agar  kembali melaut setelah tsunami melanda.

"Iya, perlu ada upaya-upaya untuk menyemangati, memberdayakan nelayan agar kembali melakukan kegiatan tangkap," ucap Bupati Donggala, Kasman Lassa, Minggu.

Kasman Lassa memaparkan upaya pertama yang dilakukan terhadap nelayan pascatsunami yaitu melatih mental, psikologi nelayan. Hal ini karena bencana gempa dan tsunami yang terjadi berpengaruh terhadap mental dan psikologi nelayan.

"Melatih mental penting dilakukan. Banyak yang tidak siap. Nelayan harus bermental laut, karena berhadapan dengan ombak, arus dan angin kencang," kata Kasman Lassa.

Kedua, kualitas sumber daya manusia, khususnya nelayan. Nelayan Donggala dibina atau dididik untuk menjadi nelayan cerdas, sehingga dapat melakukan kegiatan tangkap secara profesional.

Peningkatan sumber daya manusia para nelayan, agar kualitas hasil tangkap memberikan dampak positif yang secara langsung juga berdampak terhadap taraf hidup nelayan.

"Kita ingin kualitas hasil tangkap nelayan itu benar-benar baik dari sisi kualitas sehingga hasil tangkap nelayan tidak hanya dipasarkan di pasar lokal, tetapi bisa di pasar nasional, bahkan diekspor ke luar negeri," kata Bupati.

Ketiga, nelayan di latih untuk berbisnis atau mengembangkan usaha skala kecil menengah (investasi) dari hasil tangkap dan olahan hasil tangkap yang menjadi produk.

Keempat, penyediaan pasar untuk hasil tangkap para nelayan, hal ini agar nelayan dapat menghidupi diri dan keluarga setelah bencana gempa dan tsunami menerjang.

Kasman Lassa menambahkan upaya memberdayakan dan memotivasi nelayan difokuskan kepada nelayan yang telah memiliki kartu nelayan dan terlindungi atau telah mendapat asuransi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Donggala Ali Assegaf mengemukakan terdapat 3.200 nelayan telah memiliki kartu nelayan dan terasuransi dari jumlah total 90.625 nelayan di Kabupaten Donggala.

Baca juga: Donggala upayakan peningkatan kesejahteraan nelayan pascatsunami

 
Bupati Donggala, Kasman Lassa di dampingi Kepala Dinas Kelautan dan Periknan Ali Assegaf saat hendak melepas peserta jalan santai yang terdiri dari istri-istri nelayan, pada peringatan hari nelayan 6 April 2019, di Wani II Kecamatan Tanantovea. (Antaranews/Muhammad Hajiji)
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar