Polisi Inggris tangkap 113 aktivis lingkungan

id Extinction Rebellion,Aktivis Lingkungan. London

Seorang pegiat iklim berdiri di samping tenda-tenda saat demonstrasi yang digelar Extinction Rebellion di Marble Arch di London, Inggris, Selasa (16/4/2019). (REUTERS/HANNAH MCKAY)

Sebanyak 113 orang ditangkap, sebagian besar atas pelanggaran Section 14 Notice of the Public Order Act 1986 dan penghadangan jalan raya
London (ANTARA) - Kepolisian Inggris menangkap 113 orang setelah para aktivis lingkungan memblokade sejumlah jalan terkenal di London, termasuk Oxford Circus, Marble Arch dan Waterloo Bridge, dalam upaya memaksa pemerintah agar berbuat lebih dalam mengatasi perubahan iklim.

Protes, yang dipimpin kelompok perubahan iklim Inggris, Extinction Rebellion, menyebabkan sebagian pusat London terhenti pada Senin (15/4). Beberapa di antara mereka bermalam untuk melanjutkan aksi protes hari kedua pada Selasa.

Extinction Rebellion, yang menjadi berita utama dengan aksi protes telanjang dada di parlemen awal bulan ini, menuntut pemerintah untuk menyatakan krisis ekologi dan iklim serta mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi nol pada 2025.

"Sebanyak 113 orang ditangkap, sebagian besar atas pelanggaran Section 14 Notice of the Public Order Act 1986 dan penghadangan jalan raya," kata Kepolisian London.

Banyak tenda berserakan di jalan Oxford Circus dengan sejumlah aktivis berkerumun di bawah sebuah kapal merah jamu yang bertuliskan "Katakan yang Sebenarnya". Sebuah plakat berbunyi: "Berontak bagi Kehidupan."

Pihak kepolisian menyebutkan lima dari mereka yang tangkap akhirnya ditahan setelah bangunan Shell di dekat Sungai Thames menjadi sasaran.

Sumber: Reuters
 
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar