Santunan duka untuk 1.383 korban bencana Palu sedang disalurkan bank

id Dinsos,Santunan duka,Disalurkan,Palu,Kota Palu

Anggota TNI dan sejumlah relawan mengevakuasi salah satu mayat yang meninggal di kawasan likuefaksi Balaroa Kota Palu beberapa waktu lalu. Korban yang meninggal akibat bencana 28 September 2018 di Kota Palu akan memperoleh bantuan berupa dana santunan duka yang diberikan kepada para ahli waris. (Antaranews Sulteng/Muh. Arsyandi)

"Walaupun yang bersangkutan tidak berdomisisli di Kota Palu, kalau dia meninggal di Palu saat bencana, ahli warisnya berhak menerima santunan duka," ujarnya.
Palu (ANTARA) - Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Sulawesi Tengah, Abidin A.R mengatakan bahwa perbankan sedang menyalurkan santunan duka korban gempa, tsunami, dan likuifaksi tahap satu kepada sebanyak 1.383 ahli waris.

"Sampai hari ini pihak perbankan yang ditunjuk untuk menyalurkan dana santunan duka yakni Bank Mandiri sedang menyalurkan kepada ahli waris. Dana santunan langsung ditransfer ke rekening ahli waris. Tidak melalui Dinas Sosial Kota Palu," katanya di Palu, Kamis.

Dia menjelaskan pihak bank akan mengumumkan identitas 1.383 penerima santunan duka tersebut melalui kecamatan dan kelurahan.

Selanjutnya pihak kecamatan dan kelurahan akan mengumumkan dan menyampaikan kepada penerima santunan duka di mana mereka berdomisili.

"Agar mereka datang ke bank mengambil buku tabungan yang berisi dana santunan duka. Dana santunan duka yang disalurkan Rp15 juta per orang," ucapnya.

Abidin mengatakan Pemkot Palu melalui Dinsos telah menyerahkan data seluruh penerima santunan duka kepada Kemensos. Data penerima santunan duka yang diserahkan sekitar 3.000 an korban jiwa.

"Walaupun yang bersangkutan tidak berdomisisli di Kota Palu, kalau dia meninggal di Palu saat bencana, ahli warisnya berhak menerima santunan duka," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan bahwa dana stimulan dan santunan duka untuk korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sudah ditransfer

"Dana stimulan dan santunan duka tahap satu sudah kamitransfer ke rekening masing-masing daerah. Selanjutnya daerah yang akan mengelola dan menyalurkan dana-dana tersebut," kata Kepala BNPB Doni Monardo usai meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) di kawasan relokasi di Kelurahan Tondo, Kota Palu, Jumat (19/4).

Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, Doni menjelaskan bahwa dana stimulan dan santunan duka tahap satu itu diberikan kepada sekitar enam ribu korban.

"Dana stimulan tahap satu diberikan kepada 4.502 pemilik yang rumahnya rusak berat, sedang dan ringan. Sedangkan santunan duka diberikan kepada 1.906 ahli waris," ucapnya.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar