Pemkab Parigi Moutong libatkan 90 dai safari Ramadan

id Safari ramadhan, dai, pekan Parimo, puasa

Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai. (Antaranews Sulteng/Moh Ridwan)

Program ini kan dilaksanakan selama Ramadan, sehingga cermah agama disampaikan di waktu setelah shalat isya atau sebelum shalat tarawih
Parigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melibatkan sebanyak 90 dai yang tergabung dalam tim safari Ramadan ditugaskan menyampaikan ceramah agama di sejumlah masjid di bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah/2019.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Parigi Moutong Haris Rahim, di Parigi, Selasa, mengatakan, dai-dai yang ditugaskan menyampaikan ceramah agama sudah ditetapkan melalui surat Keputusan Bupati. 

90 dai yang bertugas dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai saat buka puasa bersama di rumah jabatannya. 

"Para dai nanti akan mengisi ceramah agama di masjid-masjid di kecamatan mereka masing-masing," ujar Haris. 

Dia menjelaskan, pemerintah tidak memberi batasan waktu kepada mubaligh mengisi ceramah, selama yang bersangkutan bisa meluangkan waktu di semua masjid di wilayahnya.

"Program ini kan dilaksanakan selama Ramadan, sehingga cermah agama disampaikan di waktu setelah shalat isya atau sebelum shalat tarawih," tambahnya. 

Sesuai arahan MUI saat pembekalan, katanya, materi yang disampaikan dalam isi ceramah kepada jamaah menyangkut seputar amalan dan kaidah-kaidah bulan suci Ramadan, termasuk menangkal berita bohong atau hoax. 

"Dai tidak dibenarkan menyampaikan ujaran kebencian kepada jamaah dan hal-hal lain bertentangan dengan agama," ungkapnya. 

Setiap tahun di momentum Ramadan, Pemkab Parigi Moutong selalu mengutus para dai menyampaikan syiar agama, guna memupuk mental umat memahami Islam secara utuh agar pemahaman umat muslim tidak terpapar dengan paham-paham radikalisme yang merusak tatatanan beragama, bermasyarakat dan berbangsa.***
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar