Pedagang jamin kecukupan daging untuk Lebaran di Palu

id sapi, lebaran,pedagang

Staf Ahli Kemendag Bidang Hubungan Internasional, Dody Edward pantau harga kebutuhan pokok jelang puasa di pasar Masomba Palu (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Sejumlah pedagang di Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjamin kecukupan stok daging baik ayam maupun sapi/kambing untuk ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah di ibu kota provinsi itu.

"Soal stok masih cukup, tetapi harga sedikit mengalami kenaikan pada daging ayam," kata Sohri, seorang pedagang di kawasan Pasar Induk Tradisional (PIT) Manonda Palu, Selasa.

Ia mengatakan khusus daging sapi tidak perlu dikhawatirkan, sebab ternak sapi potong produksi peternak lokal cukup memadai bahkan Sulteng hingga kini masih mengirim sapi potong untuk kebutuhan masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim).

Hanya saja, kata dia, stok ayam potong kurang karena pascabencana alam gempabumi dan tsunami serta likuefaksi di Palu, Donggala dan Sigi pada 28 September 2018 hingga saat ini peternak ayam di Kota Palu dan Sigi belum menjalankan usaha peternakan setelah kandang-kandang mereka hancur.

Sementara di satu sisi, mereka tidak memiliki modal untuk mengembangkan usaha peternakan ayam.

Menurut dia, salah satu faktor yang menyebabkan harga ayam potong di pasaran Kota Palu naik tajam, adalah karena harus mendatangkan dari luar daerah yakni Sulsel dan Sulbar.

Hal senada juga disampaikan Ny Sri, pedagang ayam di Kawasan PIT Masomba Palu. Ia juga membenarkan ayam potong yang dijual di pasaran dipasok dari daerah tetangga yakni Sulsel dan Sulbar.

Di Palu, katanya, stok ayam potong sangat kurang, sebab baru beberapa peternak yang sudah kembali membuka usaha peternakan. Sebagian besar peternak ayam lokal belum membuka kegiatan usaha tersebut karena kesulitan modal akibat terdampak bencana alam beberapa waktu lalu.

Syahril, seorang pengusaha ternak sapi potong di Palu mengatakan stok cukup memadai, sebab Sulteng termasuk daerah penghasil ternak sapi potong di kawasan Timur Indonesia.

Rata-rata sapi potoing yang diperdagangkan di Palu adalah produksi peternal lokal di beberapa daerah di Sulteng.

Banggai merupakan kabupaten penghasil ternak sapi potong terbesar di Provinsi Sulteng.

Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola telah mencanangkan program satu juta ekor sapi potong hingga 2021.

Saat ini jumlah populasi ternak sapi potong di Sulteng sekitar 500 ribu ekor.

Harga daging sapi segar di pasaran Kota Palu saat ini berkisar Rp110.000/kg dan daging beku Rp80.000/kg. Ayam potong naik dari sebelumnya Rp50.000/ekor, kini menjadi Rp65.000/ekor. 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar