Tim SAR evakuasi jenazah nelayan yang hilang di Perairan Teluk Tomini

id Nelayan hilang, Basarnas, tim SAR, palu

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah nelayan hilang di perairan Teluk Tomini di Desa Aupilopong, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (23/6). Jenazah teraebut atas nama Hamit (34) yang merupakan warga Ambesia Barat, Kecamatan Tomini. (Antaranews/Humas Basarnas Palu)

Jenazah ditemukan sekitar pukul 07.45 WITA oleh tim SAR gabungan yang sudah melakukan upaya pencarian selama tiga hari
Palu (ANTARA) - Tim pencari dan penolong atau SAR mengevakuasi satu jenazah nelayan yang hilang di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu. 

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu Basrano, di Palu membenarkan penemuan jenazah nelayan hilang di sekitar pantai Desa Supilopong, Kecamatan Tomini.

"Jenazah ditemukan sekitar pukul 07.45 WITA oleh tim SAR gabungan yang sudah melakukan upaya pencarian selama tiga hari, " ungkap Basrano. 

Dia memaparkan, nelayan atas nama Hamid (34) merupakan warga Desa Ambesia Batar, Kecamatan Tomini hilang saat sedang memancing bersama dua orang rekannya di perairan Teluk Tomini pada Kamis (20/6) malam sekitar pukul 21.30 WITA. 

Baca juga: Kerangka manusia kembali ditemukan di bekas likuefaksi Petobo

Saat memancing, terjadi cuaca buruk angin kecang disertai obak yang tinggi, akibatnya perahu mereka tumpangi oleng  sebelum tenggelan. Dilaporkan dua rekannya selamat dalam peristiwa itu, sedangkan Hamit hilang. 

Dia menguraikan, penemuan jenazah berawal dari salah satu nelayan yang melihat korban mengambang diatas permukaan air. Memastikan bawha itu adalah jenazah Hamit, nelayan tersebut memberi kode dengan mengibarkan kain ke arah tim SAR yang masih mersiapan. 

Melihat hal itu, tim SAR gabungan langsung menghampiri nelayan tersebut dan mengevakuasi jenazah korban.

"Korban ditemukan terapung  kurang lebih 500 meter dari pesisir pantai. Setelah di evakuasi, korban dibawah ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarg," ujar Basrano. 

Kegiatan pencarian dan pertolongan nelayan hilang di Parigi Moutong, Basarnas Palu mengerahkan dua tim masing-masing lima orang dari Pos SAR Parigi dan lima orang dari Unit Siaga SAR Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan SAR didukung satu unit perahu karet dan peralatan selam guan memudahkan upaya pencarian. 

Baca juga: Jenazah ditemukan di perairan Banggai diduga ABK Lintas Timur
 
Pewarta :
Editor : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar