Polres Palu tangkap remaja setelah 40 kali mencuri

id polisi,tangkap,pelaku c3

Ipda Rislan KBO Reskrim Polres Palu baju putih kanan bersama Aipda Kadek Aruna Paur Humas Polres Palu saat memaparkan kasus pencurian yang berhasil diungkap Polres Palu, belum lama ini. (Antara/Sulapto Sali)

Pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak 14, pencurian dengan pemberatan 24 kali dan pencurian kenderaan bermotor dua kali.

Palu (ANTARA) - Satuan Reserse Kriminal Polres Palu menangkap seorang remaja inisial A (17) setelah melakukan aksi pencurian dengan berbagai cara sebanyak 40 kali di wilayah Kota Palu.  

Pelaku terlibat dalam pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kenderaan bermotor (curanmor).

Kapolres Palu AKBP Mujianto, S.IK, melalui KBO Reskrim Polres Palu Ipda Rislan, di Polres Palu, Jumat, mengatakan pelaku ditangkap Tim Opsnal Buser Sat Reskrim Polres Palu hari Kamis (4/7) sekitar pukul 09.55 Wita, di Jalan Pue Bongo III, Desa Baliase, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Baca juga : Polisi ringkus dua pencuri di Jalan Halmahera Palu
Seorang ibu rumah tangga dan pelajar di Palu ditangkap karena kasus narkoba

Dari hasil pemeriksaan kata Rislan, pelaku mengaku telah melakukan pencurian sebanyak 40 kali dengan TKP yang berbeda-beda di wilayah Kota Palu.

Pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak 14, pencurian dengan pemberatan 24 kali dan pencurian kenderaan bermotor dua kali.

Pelaku kata Rislan, dalam aksinya dibantu dua orang rekannya yang saat ini masuk dalam daftar pencarian (DPO) Polres Palu.

Saat ini kata dia, pelaku bersama beberapa barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat Street warna hitam, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu diamankan di Polres Palu untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolres Palu selalu menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati menginggat pelaku kejahatan bisa melakukan aksi setiap ada kesempatan.***

Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar