PKB Sulteng dukung kembali Muhaimin pimpin PKB lima tahun ke depan

id PKB,Mukhtamar PKB

Ketua DPW PKB Sulteng (kiri) menyerahkan dokumen dukungan kepada Muhaimin Iskandar untuk memimpin kembali PKB lima tahun mendatang. Penyerahan itu dilakukan pada rapat Koordinasi Nasional DPW PKB se Indonesia di Jakarta, Kamis (11/7) (PKB)

Banyak sekali alasan kenapa harus kami mengusung kembali Ketum Cak Imin (Muhaimin Iskandar) untuk memimpin PKB lima tahun mendatang
Palu (ANTARA) - DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah mengusulkan kembali Muhaimin Iskandar untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Umum DPP PKB pada Mukhtamar PKB di Bali, Agustus mendatang.

Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah Amin Tahir dihubungi dari Palu, Senin malam, mengatakan, keputusan untuk mendukung kembali Muhaimin memimpin PKB lima tahun mendatang tersebut diputuskan secara resmi melalui rapat internal partai.

"Banyak sekali alasan kenapa kami harus mengusung kembali Cak Imin (Muhaimin Iskandar) untuk memimpin PKB lima tahun mendatang," kata Amin Tahir.

Ia mengatakan, keputusan DPW PKB Sulteng tersebut telah ditetapkan sejak 27 Juni 2019 dalam rapat pleno DPW PKB di Kota Palu dan dihadiri para unsur di partai itu.

Baca juga : Ketua Umum PKB temui Wapres konsultasi politis

Menurut Amin, hingga kini belum ada rekam jejak kader PKB yang bisa menyaingi kemampuan Muhaimin Iskandar dalam memimpin PKB lima tahun mendatang.

Tidak itu saja, kata Amin, kerja-kerja politik Muhaimin terbukti bisa mengangkat derajat PKB pada posisi yang lebih baik dan cemerlang pada Pemilu 2019.

"Perolehan kursi dari 47 kursi pada Pemilu 2014 menjadi 58 kursi pada Pemilu 2019, itu sebuah prestasi gemilang di tengah ketatnya kompetisi multi partai. Hasil pemilu itu juga berimplikasi positif kursi PKB di seluruh daerah di Indonesia," kata Amin.

Kondisi itu juga membuat posisi PKB secara nasional berada di urutan empat nasional. Itu baru satu dari sekian banyak indikator yang membuat tidak ada alasan untuk tidak memilih kembali Muhaimin Iskandar, katanya.

Pada era kepemimpinan Muhaimin, PKB semakin terkonsolidasi bagus, dan solid di seluruh Indonesia. Keberpihakan PKB terhadap kepentingan bangsa dan negara, sehingga kerja-kerja kader PKB di seluruh daerah untuk kepentingan rakyat juga semakin tajam.

Menurut Amin, kepemimpinan Muhaimin membuat PKB dinamis meski banyak tantangan yang dilalui, baik dari dalam maupun dari luar partai, tetapi Cak Imin mampu mengendalikan partai yang didirikan sejumlah kiai Nahdlatul Ulama itu tetap eksis.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar