Tak capai target, Gubernur Sulteng rotasi puluhan pejabat OPD

id Sulteng,Pemprov Sulteng,Sulawesi Tengah,Gubernur Sulteng

Kepala Dinas Perindag Sulteng Richard Djanggola menyalami Gubernur Sulteng yang juga ayahnya Longki Djanggola usai mengikuti acara pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Gedung Pogombo Kompleks Kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, Jumat (19/7). (Humas Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) -
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola merotasi puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat.

Salah satu alasan rotasi tersebut adalah karena kinerja yang kurang memuaskan dalam merealisasikan program-program yang ada di OPD itu.

"Berdasarkan rapat evaluasi penyerapan anggaran periode 30 Juni 2019, hasilnya kurang menggembirakan karena realisasinya di beberapa OPD belum mencapai target yang dipatok sendiri oleh pimpinan OPD nya," katanya pada acara pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Gedung Pogombo Kompleks Kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu.

Padahal kata dia, saat ini realisasi penyerapan anggaran dan program-program pada setiap OPD telah memasuki semester ke dua atau triwulan tiga.

"Yang kalau diumpamakan dengan mengendarai mobil maka persnelingnya sudah harus dipindah ke gigi tiga sambil kaki menekan pedal gas agar mobil semakin cepat. Olehnya saya minta kepada pejabat yang baru dilantik segera berkoordinasi memperbaiki kembali keadaan ini agar penyerapan bisa kembali cepat," ucapnya.

Dan lanjutnya, mencapai bahkan melampaui target yang telah dipatok guna menghindari pekerjaan 'kejar tayang' di akhir tahun dalam merealisasikan paket-paket pekerjaan yang terlambat dan tertumpuk.

"Apalagi dengan waktu yang makin tipis dan mepet, maka akan semakin rentan. Hal ini dapat menjadi temuan oleh pemeriksa yang kalau gagal disiasati saya khawatir bisa mempengaruhi performa OPD maupun hasil akhir penilaian LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Provinsi Sulawesi Tengah,"terangnya.

Olehnya ia meminta para pejabat utamamya kepala OPD yang baru dilantik agar dapat bekerja semaksimal mungkin dan profesional dengan mengdepankan kedisiplinan, kontrol, evaluasi dan selalu mengkoreksi kinerja para bawahannya.

Beberapa OPD yang mengalami rotasi pimpinan antara lain Dinas Perindustrian dan Perdangangan Sulteng kini dijabat Richard Djanggola yang sebelumnya Kepala Biro Ekonomi Setdaprov, Dinas Kelautan dan Perikanan sekarang dipimpin Muhammad Arif Latjuba yang sebelumnya Kadis Perindag dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang dikepalai oleh Hasanudin Atjo yang sebelumnya Kadis Kelautan dan Perikanan.

Total pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkup Pemprov Sulteng yang dirotasike berbagai jabatan dan dilantik dalam kesempatan itu sebanyak 92 orang.
 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar