Pewarta ANTARA kembali diminta jadi voter oleh FIFA

id triono subagyo,terpilih voter fifa,pewarta antara

Pewarta ANTARA Triono Subagyo saat meliput perhelatan Pilada Dinia 2018 di Rusia. (Foto: Dok Pribadi)

Untuk kali kedua ini, prosesnya pun sama seperti tahun 2018, yakni mendapat surel dari FIFA tanggal 1 Juli 2019 yang dikirim oleh Giovanni Marti (The Best FIFA Football Awards Media), untuk dimintakan ketersediaanya sebagai voter
Bandarlampung (ANTARA) - Pewarta Kantor Berita ANTARA Triono Subagyo kembali diminta oleh FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia) untuk menjadi voter memilih pemain dan pelatih sepak bola terbaik tahun 2019.

Triono Subagyo yang akrab disapa Yoyok itu, di Bandarlampung, Kamis, mengatakan, ini untuk kali kedua dirinya menjadi voter setelah tahun lalu.

"Untuk kali kedua ini, prosesnya pun sama seperti tahun 2018, yakni mendapat surel dari FIFA tanggal 1 Juli 2019 yang dikirim oleh Giovanni Marti (The Best FIFA Football Awards Media), untuk dimintakan ketersediaanya sebagai voter," kata dia.

Yoyok menyebutkan, isi surat elektronik itu di antaranya berbunyi, "Sebagai jurnalis olahraga terpilih, Anda telah dipilih untuk menjadi bagian dari voting jurnalis dan mewakili negara Anda. Apakah Anda ingin memilih (lagi) dan mewakili jurnalis di negara Anda? Tolong beri tahu saya sesegera mungkin. Pemungutan suara dimulai dalam beberapa minggu."

Kemudian dia pun menyampaikan kepada Kepala ANTARA Biro Lampung serta Kared Olahraga dan semuanya memberikan dukungan, apalagi terpilihnya bukan pribadi tetapi sebagai bagian dari lembaga tempatnya bekerja.

Disinggung terpilihnya dia sebagai voter, Yoyok mengatakan, mungkin berkaitan ketika dirinya mengurus peliputan Piala Dunia di Rusia tahun 2018 lalu.

"Data saya masuk ke FIFA ketika akreditasi untuk meliput Piala Dunia di Rusia. Mungkin dari sana FIFA memilih saya untuk jadi voter," katanya.

Terkait siapa yang akan dipilihnya, Yoyok mengatakan, semuanya sudah ada panduan nominasi dari FIFA dengan dilengkapi profilnya.

"FIFA memberikan panduan profil pemain dan pelatih yang masuk nominasi. Tinggal saya akan memilih siapa dengan berpedoman pada nominasi tersebut dipadukan dengan informasi yang terhimpun selama ini, baik melalui berita-berita yang saya ikuti di ANTARA maupun melalui saluran lainnya," kata dia.

Saat ini, lanjutnya, dalam surel terakhir dari FIFA tanggal 31 Juli sudah masuk dalam tahap pemberian suara hingga batas waktu 19 Agustus mendatang dengan cara meng-klik form yang disediakan.

"Tetapi saya belum memberikan pilihan, mungkin dalam beberapa hari ke depan," kata dia, seraya menambahkan pilihannya tahun 2018 masuk semua, yakni pemain terbaik Luka Modric dan pelatih terbaik Didier Deschamps.
 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar