Mignolet resmi pergi dari Liverpool

id simon mignolet,juergen klopp,liverpool,club brugge,transfer pemain,liga inggris,liga belgia

Kiper Liverpool mencium trofi Liga Champions usai timnya mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 dalam partai final di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (1/7/2019). (twitter.com/LFC)

Rasa hormat yang didapatnya di ruang ganti tak ada bandingannya. Atlet dan seseorang yang luar biasa dan jelas kiper berkelas internasional
Jakarta (ANTARA) - Penjaga gawang Simon Mignolet resmi pergi dari Liverpool setelah enam musim berada di klub Merseyside itu untuk bergabung dengan tim Belgia, Club Brugge.

Liverpool mengkonfirmasi kepergian Mignolet lewat laman resmi mereka pada Senin, namun tak mengungkapkan berapa nilai transfer yang diperoleh dari Brugge.

Laporan The Times pada Senin dini hari WIB menyebutkan nilai transfer Mignolet ke Brugge mencapai 7 juta euro (sekira Rp110,63 miliar) disertai klausul tambahan 2 juta euro (sekira Rp31,6 miliar).

Kepergian Mignolet diiringi ucapan terima kasih dari pelatih kepala Liverpool Juergen Klopp yang menyebut kiper Belgia sebagai sosok paling profesional sepanjang kariernya di dunia

"Jika Anda meminta saya membuat daftar orang paling profesional dalam 30 tahun karier saya, Simon Mignolet akan berada di nomor paling atas," kata Klopp dilansir laman resmi Liverpool.

"Rasa hormat yang didapatnya di ruang ganti tak ada bandingannya. Atlet dan seseorang yang luar biasa dan jelas kiper berkelas internasional," ujarnya menambahkan.

Klopp mengaku ia sebetulnya tak ingin Mignolet pergi, tapi situasi serupa sempat dialaminya dengan Lucas Leiva beberapa musim lalu.

"Brugge beruntung mendapatkannya. Kondisinya saat ini, kualitas yang dimilikinya, Mignolet bisa main 10 tahun lagi di sini jika ia menginginkan," ujarnya.

"Saya akan selalu berterima kasih atas yang dilakukan Simon untuk saya dan para staf saat ia di sini, saya yakin para rekan-rekannya juga akan merindukannya," pungkas Klopp.

Mignolet juga menuliskan sebuah surat perpisahan kepada para suporter Liverpool menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang mengalir kepadanya.

"Saya tak akan pernah melupakan malam itu di Madrid dan betapa senang bisa melewatinya bersama tim yang berisikan para pemain luar biasa," tulisnya merujuk akan keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Champions musim 2018/19.

"Sungguh perjalananan yang luar biasa. Diselingi naik dan turunnya, namun saya akan selalu menengok kembali ke masa-masa di Anfield dengan kegembiraan," ujarnya menambahkan.

Mignolet kerap menjadi sasaran kritik bagi suporter Liverpool dalam lima musim awalnya, namun musim lalu ia mendapat respek karena selalu memperlihatkan profesionalisme tanpa henti kendati hanya tampil dua kali itu pun bukan di pertandingan Liga Inggris karena kedatangan Alisson Becker.

"Tak ada penyesalan sedikitpun. Saya telah memberikan segalanya dan melakukan yang terbaik tiap kali mengenakan seragam ini dengan penuh kebanggaan untuk mewakili klub ini dengan rasa hormat dan profesionalisme," tulisnya.

"Sekali menjadi keluarga, akan selalu jadi bagian keluarga. Di relung hati yang terdalam saya akan selalu Merah," tulis Mignolet lagi.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Thanks for the memories, @liverpoolfc #YNWA

A post shared by Simon Mignolet (@22mignolet22) on


Mignolet didatangkan ke Liverpool pada masa kepelatihan Brendan Rodgers dan selalu menjadi pilihan utama bahkan ketika Klopp tiba.

Namun Klopp mulai mencari penggantinya termasuk mencoba dengan Loris Karius dan perlahan-lahan tempat utama kian berkurang bagi Mignolet.

Sejak Klopp mendatangkan Alisson pada musim panas 2018 lalu, Mignolet bahkan tak pernah bermain di pertandingan Liga Inggris dan hanya tampil dua kali yakni di Piala Liga dan Piala FA yang selalu berakhir dengan kekalahan.

Selama enam musim lebih Mignolet tampil 204 kali mengawal mistar Liverpool dan ia sempat dikenal dengan kepiawaiannya menggagalkan tendangan penalti.

Baca juga: Tiga hal menarik dari Community Shield
Baca juga: Guardiola yakin Maguire membuat hebat MU
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar