Pasar murah Pemrov Sulteng jual daging kerbau beku

id Daging kerbau

Kepala Bidang Komersial Bulog Divre Sulteng, Juharnon Lalundo meninjau penjualan daging kerbau beku di pasar murah Pemrov Sulteng, Senin (6/8) di Lapangan Palupi, Tatanga, KOta Palu. (Rangga)

Ini sebagai alternatif pengganti daging sapi, juga halal dan kandungan proteinnya tidak kalah juga dengan daging sapi
Palu (ANTARA) - Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Perum Bulog setempat menghadapi hari raya kurban tahun ini juga menjual daging kerbau beku.

Daging kerbau beku ini didatangkan Bulog Sulawesi Tengah, guna menambah pasokan daging beku dan upaya menjaga stabilitas harga daging, menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah pada 11 Agustus 2019.

Bulog Sulteng sebelumnya telah mendatangkan daging kerbau beku sebanyak 6,5 ton untuk memenuhi kebutuhan pasar di Sulteng.

Sebagian dari pasokan daging kerbau beku ini dijual di pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, di Lapangan Kelurahan Palupi, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa.

"Ini memang daging impor yang telah diizinkan oleh pemerintah," kata Kepala Bidang Komersial Bulog Divre Sulteng, Juharnon Lalundo. 

Daging kerbau beku ini dijual dengan harga eceran tertinggi, yang ditetapkan oleh pemerintah yakni Rp80 ribu perkilogram. Harga ini terbilang murah dari daging sapi yang mencapai Rp110 ribu perkilogram.

"Ini sebagai alternatif pengganti daging sapi, juga halal dan kandungan proteinnya tidak kalah juga dengan daging sapi," jelasnya.

Selain daging Kerbau beku, Bulog Sulteng juga menjual kebutuhan lainnya di pasar murah ini, seperi bawang merah, bawang putih, beras, serta gula pasir.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar