KPU : Tidak semua tahapan kampanye pemilu di Palu terlaksana

id KPU,KPU Palu,Palu,Pasigala

KPU : Tidak semua tahapan kampanye pemilu di Palu terlaksana

Ketua KPU Kota Palu Agussalim Wahid saat bercehgkrama dengan sejumlah jurnalis usai rapat evaluasi tahapan kampanye pemilu di Palu di salah satu hotel di Palu, Selasa (6/8). (Antaranews/Muh. Arsyandi)

Semua tahapan kampanye tidak bisa dilakukan karena bencana. Nanti setelah itu baru mulai kampanye. Itupun atas inisiatif dan inisiasi dari Polres Palu
Palu (ANTARA) - Tidak semua tahapan kampanye pemilihan umum (pemilu), mulai dari kampanye calon anggota legislatif kota, provinsi, DPR RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) hingga calan presiden dan wakil presiden terlaksana di Kota Palu.

Ketua Komisi Pemlihan Umum (KPU) Kota Palu Agusslim Wahid dalam rapat evaluasi fasilitasi kampanye di salah satu hotel di Palu, Selasa mengatakan, hal itu  terjadi akibat musibah gempa, tsunami dan likuefaksi yang meluluhlantahkan ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu pada 28 September 2018 silam.

"Awal kampanye 23 September 2018 usai penetapan caleg DPRD kota. Tidak semua tahapan kampanye bisa dilakukan di Palu sebab sekitar tiga bulan pascabencana semua sibuk dengan kegiatan kemanusiaan sehingga belum ada yang sibuk kampanye," katanya.

Partai politik peserta pemilu, caleg DPRD kota, provinsi, DPR RI, DPD RI, presiden dan wakil presiden bahkan KPU sendiri belum ada yang melakukan kampanye melalui media apapun pada tiga bulan pascabencana.

"Semua tahapan kampanye tidak bisa dilakukan karena bencana. Nanti setelah itu baru mulai kampanye. Itupun atas inisiatif dan inisiasi dari Polres Palu," ujarnya.

Saat itu, kata Agussalim, tahapan kampanye pascabencana dimulai dengan konvoi kampanye damai oleh semua parpol peserta pemilu dan para caleg.

"Kapolres Palu berinisiatif untuk menginisasi kampanye pascabencana melalui kegiata konvoi kampanye damai mengingat saat itu, baik dari KPU maupun parpol peserta pemilu dan caleg yang sampai bulan ketiga pascabencana tidak melakukan kampanye," ucapnya.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar