Warga Kota Palu serbu pedagang bawang

id bawang,pedagang, pasar murah

Pedagang bawang di Palu (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada hari terakhir pelaksanaan pasar murah dalam rangka menghadapi Idul Adha 1440 Hijriah menyerbu pedagang bawang merah dan bawang putih yang berjualan di luar lokasi kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Palupi, Kecamatan Tatanga selama dua hari 6-7 Agustus 2019 itu.

Pantauan Antara, Rabu, warga yang kebanyakan adalah ibu-ibu rumah tangga tersebut langsung menghampiri sebuah mobil pick-up warna hitam yang digunakan menjual komoditi pangan, khususnya bawang merah dan bawang putih.

Karena banyaknya warga yang membeli,terlihat pasangan suami-istri yang menjual bawang tersebut cukup kewalahan melayani para konsumen.
Padahal, di lokasi pasar murah ada juga Bulog yang menjual bawang putih dan bawang merah. Hanya saja warga lebih banyak yang membeli di luar kegiatan pasar murah, sebab harganya cukup murah dibandingkan harga dipatok oleh Bulog.

Bawang merah Bulog dipasarkan dengan harga Rp30.000/kg. Sementara pedagang yang berjualan di luar pasar murah menjual bawang merah dengan harga Rp25.000/kg atau selisih Rp5.000/kg.
Begitu pula halnya dengan bawang putih dijual pedagang hanya Rp28.000/kg.

"Bagi kami yang penting sudah ada untung sedikit, sebab bawang merah yang kami jual didatangkan dari luar daerah yakni Sulawesi Selatan," kata Sigiono, seorang pedagang bawang.

Ny Yelin, seorang ibu rumah tangga mengemukakan pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng sangat membantu masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan dan keperluan sehari-hari dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan di pasaran.

Misalkan, harga gula pasir dijual di pasar murah Rp11.500/kg. Harga di tingkat pengecer mencapai Rp12.500/kg. Begitu pula halnya dengan minyak goreng, beras, dan telur ayam.

Di pasar murah juga dijual ikan bandeng beku dengan harga Rp10.000/ekor dan daging kerbau beku Rp80.000/kg.

Juharnon dari Perum Bulog Sulteng mengatakan daging kerbau beku yang dijual di pasar murah didatangkan dari Jakarta.

"Beberapa waktu lalu kami datangkan daging kerbau beku sebanyak 6,5 ton untuk mendukung kegiatan tersebut dan juga memenuhi permintaan pasar menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah 2019," kata dia.

Daging kerbau yang dijual Bulog diakuinya cukup diminati konsumen di Kota Palu dan juga dari daerah tetangga yakni Donggala dan Sigi. 
Pewarta :
Editor : Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar