Polisi ringkus pembacok, darinya polisi temukan tiga paket sabu

id Polisi, ringkus, pembacok

Polisi ringkus pembacok,  darinya polisi temukan tiga paket sabu

Terduga pelaku bersama barang bukti yang diamankan polisi. (Humas Polres Palu)

Pelaku kita kenai dua kasus, di Reskrim kasus penganiayaan, dengan Undang-Undang darurat, membawa senjata tajam dengan ancaman 12 tahun penjara, dan kasus dugaan kepemilikan narkoba akan diproses juga oleh Narkoba
Palu (ANTARA) - Satuan Reskrim Polres Palu meringkus seorang terduga pelaku pembacok warga di Tatanga, Kota Palu, dan dari tangannya ditemukan tiga paket narkoba jenis sabu.

Kapolres Palu AKBP Mujianto, S.IK, melalui KBO Reskrim Ipda Rislan, di Mapolres Palu, Selasa, mengatakan warga inisial JT itu diringkus hari Jumat (9/8) setelah seorang korban inisial JM (34) melaporkan dirinya ke kantor polisi.

“Pada saat diamankan dan digeledah polisi temukan tiga paket sabu dari pelaku,” kata Rislan. 

Pelaku saat hendak ditangkap sempat melawan dan hampir saja melukai anggota polisi dengan menikam petugas mengunakan pisau badik.

“Untungnya petugas punya keahlian bela diri Polri sehingga tersangka bisa dilumpuhkan,” katanya. 

Pelaku jelas Rislan, melakukan penganiayaan dengan cara menusuk di bagian punggung korban, mengakibatkan korba mengalami luka di bagian punggung. 

“Dari tangan pelaku telah diamankan dua buah senjata tajam, satu pisau jenis badik dan satu parang yang diduga digunakan untuk membacok korban dan untuk melawan petugas saat hendak ditangkap,” katanya.

Kata Rilsan, ada tiga paket bubuk kristal yang diduga narkoba jenis sabu, satu buah tas warna hitam, dan satu unit Hp merk Samsung F9 warna hitam.

Saat ini ungkap KBO reskrim Polres Palu ini, pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Palu untuk proses hukum selanjutnya.

“Pelaku kita kenai dua kasus, di Reskrim kasus penganiayaan, dengan Undang-Undang darurat, membawa senjata tajam dengan ancaman 12 tahun penjara, dan kasus dugaan kepemilikan narkoba akan diproses juga oleh Narkoba,” tandasnya.***
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar