Pengamat: Pimpinan DPD RI harus mampu dukung Nawacita Jokowi

id Pengamat kebijakan publik Didin muhafidin, dpd ri

Pengamat: Pimpinan DPD RI harus mampu dukung Nawacita Jokowi

Ilustrasi beberapa anggota DPD menghadiri Sidang Paripurna (ANTARA/Andika Wahyu_

Untuk bisa mendukung Nawacita, Pimpinan DPD Harus punya pengalaman di pemerintahan pusat, dan daerah
Jakarta (ANTARA) - Pengamat kebijakan sosial dan publik dari Universitas Padjajaran Didin Muhafidin mengatakan pimpinan DPD RI ke depan harus mampu mendukung Nawacita Presiden Jokowi, guna mempercepat pembangunan di daerah.

"Untuk bisa mendukung Nawacita, Pimpinan DPD Harus punya pengalaman di pemerintahan pusat, dan daerah," kata Didin dihubungi di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan pengalaman di pemerintahan pusat dan daerah akan membuat pimpinan DPD periode mendatang mampu menjembatani aspirasi daerah dan tingkat pusat.

Dia mengatakan pengalaman pernah aktif dalam partai politik atau DPR juga tidak menjadi masalah bagi kepemimpinan DPD RI ke depan.

Justru, kata dia, figur yang pernah aktif dalam partai politik akan lebih mudah membawa DPD menjalin hubungan dengan elite di tingkat eksekutif dan DPR.

Lebih jauh dia menilai saat ini fungsi DPD masih belum terlihat dalam meningkatkan kesejahteraan daerah. Padahal, kata dia, DPD memiliki peran penting dalam memajukan pembangunan di daerah.

"Tak bisa dipungkiri, kemajuan dan kesejahteraan suatu bangsa tak bisa dilepaskan dari kondisi di daerah. Karena itu, keberadaan DPD sangat dibutuhkan untuk menjamin kesejahteraan setiap daerah di Indonesia," ujarnya.

Menurut Didin, apabila DPD RI berfungsi dengan baik maka DPD RI juga bisa menjadi kunci pengentasan kemiskinan di daerah, karena DPD RI sangat mengetahui kondisi di setiap daerah.

"DPD bisa menjadi sumber informasi bagi DPR atau pemerintah dalam berbagai sektor, misalnya, pariwisata, industri, pertanian, dan lainnya. Yang paling tahu potensi lokal adalah perwakilan daerah dalam hal ini DPD RI," tuturnya.
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar