Bupati Poso resmikan Taman Baca Wawo Ntana

id Poso, Bupati Poso

Bupati Poso resmikan Taman Baca Wawo Ntana

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu (Antarasulteng/Fery Timparosa)

Memberikan pendidikan akhlak dan karakter yang baik juga salah satu kewajiban yang bisa dilakukan di taman baca ini. Melalui terobosan baru yang dilakukan ini kiranya dapat memperkokoh jiwa dan karakter anak-anak daerah dalam menyongsong masa depanny
Poso (ANTARA) - Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu meresmikan Modul Muatan Lokal Taman Baca “Wawo Ntanaku” di SD Negeri 1 Tentena, Jumat (30/8).

Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, George VY. Tumonggi, Bupati Darmin melihat beberapa fakta di lapangan bahwa kurangnya minat membaca anak-anak serta belum tersedianya taman baca yang representatif untuk anak-anak sehingga butuh perhatian dan merupakan tanggung jawab semua pihak.

Oleh karenanya lewat komunikasi, kerjasama, koordinasi serta saling memberikan informasi yang baik antara pemerintah Kabupaten Poso bersama PT. Poso Energy, melalui CSR PT. Poso Energy menggalakkan Modul Muatan Lokal Wawo Ntanaku ini. 

Adapun modul ini disusun sebagai panduan kegiatan di taman baca maupun perpustakaan anak yang dapat digunakan oleh pihak yang sudah mendapatkan pelatihan cara pemakaian modul maupun relawan yang mendampingi taman baca serta dapat mempelajari modul sesuai dengan kapasitasnya.

Pihak yang sudah mendapatkan pelatihan ini sebagian besar diambil dari UNKRIT dan beberapa guru di Tentena. Kerjasama ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Poso, UNKRIT dan PT. Poso Energy.

Manajemen Poso Energy Muhammad Basri Djalil menjelaskan bahwa panduan kegiatan untuk Taman Baca Wawo Ntanaku ini dikhususkan untuk anak-anak usia 4 sampai dengan 12 tahun dengan 12 tema. 

Baca juga : Kain kulit kayu dari Lore jadi pusat perhatian Festival Danau Poso

Ia juga menjelaskan nantinya kegiatan ini akan meningkatkan kemampuan dan minat anak untuk membaca, pengenalan bahasa Inggris, pemahaman tentang sekeliling dunia anak bahkan diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan budaya. 

Bupati Darmin berharap dengan adanya Modul Muatan Lokal Taman Baca “Wawo Ntanaku” ini dapat menjaga serta memelihara budaya dan kearifan lokalnya di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi komunikasi informasi. 

“Dengan demikian anak-anak lebih dini dapat mengenal adat dan budaya daerah leluhur dengan mencintai serta merasa bangga akan budaya kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Poso,” kata Darmin.

Ia menambahkan pengenalan budaya kearifan lokal bagi anak-anak sejak dini akan sangat menentukan pembentukan karakter anak di masa depan serta menghargai adat budayanya sendiri. 

“Ini merupakan satu langkah maju dan cerdas untuk memperkenalkan dasar-dasar budaya lokal Kabupaten Poso dalam modul Wawo Ntanaku atau di atas tanah negeriku Tana Poso,” jelasnya.

Baca juga : Kemenpar terus promosikan Danau Poso ke dunia

Sebelum menerima modul dari Poso Energy, Darmin kembali menegaskan bahwa pemilihan sekolah dasar sebagai lokus pembelajaran muatan lokal Wawo Ntanaku ini dinilai karena masa kanak-kanak tingkat SD memiliki memori yang kuat dalam menerima pendidikan dasar yang berkarakter. 

Ia juga meminta peran aktif para tenaga-tenaga pendidik  dalam mengawasi kemampuan daya pikir anak sehingga nantinya para anak didik tidak akan merasa bosan dengan apa yang sudah diberikan.

“Memberikan pendidikan akhlak dan karakter yang baik juga salah satu kewajiban yang bisa dilakukan di taman baca ini. Melalui terobosan baru yang dilakukan ini kiranya dapat memperkokoh jiwa dan karakter anak-anak daerah dalam menyongsong masa depannya,” ujar Bupati Darmin. 

Pemerintah daerah senantiasa focus dalam meningkatkan SDM melalui berbagai sentuhan pembangunan sesuai dengan visi misi diantaranya dengan meningkatkan mutu pendidikan sekolah.***
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar