Arena gagas visi bangun ketangguhan keluarga solusi cegah stunting

id ARENA,Gerindra,Stunting,Pemkot Palu,Pilkada serentak,Pilkada Kota Palu

Arena gagas visi bangun ketangguhan keluarga solusi cegah stunting

Anggota DPRD Sulawesi Tengah Arena JR Parampasi (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Bakal calon wali kota Palu Arena JR Parampasi menggagas visi pembangunan ketangguhan keluarga sebagai solusi mencegah sekaligus memutuskan mata rantai terjadinya stunting atau kekerdilan.

"Mencegah dan memutuskan stunting harus berangkat dari peran keluarga. Karena itu, butuh komitmen pemerintah utamanya kepala daerah untuk membangun ketangguhan keluarga sebagai solusinya," ucap Arena JR Parampasi.

Pemerintah meyakini bahwa stunting atau kekerdilan terjadi disebabkan minimnya asupan gizi kepada anak. Padahal anak, dalam konteks gender berhak mendapat asupan gizi yang layak untuk kelangsungan tumbuh kembangnya.

Pemerintah menyebut minimnya asupan gizi kepada anak, dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sumber daya manusia, dukungan keluarga, dan ekonomi.
Faktor-faktor tersebut merupakan dampak dari beberapa akibat yang salah satunya ialah menikah diusia dini atau pernikahan anak dibawah umur.

Pemerintah sepakat bahwa nikah dini memberikan dampak yang besar selain rentan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap perempuan, juga menjadi sebab penyumbang tingginya stunting.

Dinas Kesehatan Kota Palu dr Husaema melaporkan bahwa angka kekerdilan pada anak tahun 2013 masih sekitar 35 persen. Dari 2013 sampai 2018 Pemkot Palu berhasil menurunkan kasus kekerdilan menjadi 24 persen pada 2018.

Sementara itu, angka kasus gizi kurang pada anak masih berada di angka 22,4 persen dan persentase anak yang tergolong kurus masih 12,8 persen di Kota Palu.

"Kuncinya ada pada ketangguhan keluarga. Namun, untuk menuju pembangunan ketangguhan keluarga butuh komitmen serius kepala daerah," sebut Anggota DPRD Sulteng dari Fraksi Gerindra itu.

Ia menyebut, komitmen serius itu harus diikutkan dengan pengalokasian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), kemudian ditindak lanjuti dengan peraturan daerah tentang ketahanan keluarga.

"Untuk membentuk keluarga tangguh, maka tentu ini penanganan lintas sektor organisasi perangkat daerah, untuk membangun penguatan ekonomi keluarga, SDM keluarga, dan kesehatan keluarga. Penguatan ini sekaligus menuju atau bermuara pada pembangunan kesejahteraan keluarga," ujar dia.

Selain itu, untuk mencegah dan memutuskan mata rantai stunting atau kekerdilan, maka dari sisi regulasi, diperlu perda tentang pemenuhan hak anak dan perempuan.
Pemenuhan hak terhadap anak dan perempuan, yang berujung pada upaya mengakhiri kekerasan berbasis gender, harus dilaksanakan oleh lintas sektor OPD.

Karena itu, ia menegaskan, bila kedepan dirinya di percayakan untuk menjadi wali kota Palu, maka sebagian dari APBD Palu harus responsif gender.

Arena JR Parampasi selain sebagai anggota DPRD Sulteng, merupakan Ketua DPC Gerindra Kota Palu. Ia terpilih menjadi anggota DPRD Sulteng periode 2014 - 2019, kemudian terpilih lagi untuk periode 2019 - 2024. Arena salah satu politisi yang kini baliho, spanduk dan poster sudah terpajang di titik-titik strategis di Kota Palu terkait pencalonan sebagai kandidat wali kota pada pilkada serentak pemilihan wali kota dan wakil wali kota Palu tahun 2020.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar