BI: Pertumbuhan ekonomi Sulteng triwulan II diatas nasional

id Sulteng,BI,Bank Indonesia,Bi Sulteng

BI: Pertumbuhan ekonomi Sulteng triwulan II diatas nasional

Logo Bank Indonesia. ANTARA/Azis Kurmala/am

Lebih tinggi dari nasional 5,05 persen (yoy). Sementara itu, terkait dengan perkembangan harga, pada Agustus 2019 Provinsi Sulteng mencatat inflasi 5,71 persen (yoy), atau 1,40 persen (ytd)
Palu (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah secara tahunan atau year on year (yoy) di triwulan II sebesar 6,62 persen.

"Lebih tinggi dari nasional 5,05 persen (yoy). Sementara itu, terkait dengan perkembangan harga, pada Agustus 2019 Provinsi Sulteng mencatat inflasi 5,71 persen (yoy), atau 1,40 persen (ytd)," sebut Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sulteng, Indratmoko di Palu, Rabu (2/10).

Ia menjelaskan, keberhasilan Pemprov Sulteng dalam menjaga dan meningkatkan perekonomian daerah tidak lepas dari upaya pemerintah daerah mendorong investasi terutama di sektor swasta.

Menurutnya, sektor tersebut merupakan salah satu kunci penentu kesuksesan dalam meningkatkan atau paling tidak dalam mempertahankan prestasi pencapaian pertumbuhan ekonomi suatu daerah atau wilayah.

"Oleh karena itu, untuk menciptakan iklim berusaha yang kondusif, BI akan turut berupaya dengan terus berusaha sekuat tenaga terutama dalam mengawal stabilitas nilai tukar rupiah dan upaya menurunkan suku bunga, dengan tetap memperkokoh stabilitas perekonomian," terangnya.

Dalam kaitannya dengan kemampuan pemda menjaga nilai inflasi dan di angka 5,71 persen (yoy) atau 1,40 persen (ytd), lanjutnya, tidak terlepas dari peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga pasokan barang sehingga sanggup meminimalisir gejolak harga barang di pasaran.

"Optimisme dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi dan inflasi ke depan tersebut tentu tidak lepas dari jalinan koordinasi yang terus semakin baik. Dalam kaitannya dengan pengendalian inflasi ke depan, kami juga akan meningkatkan koordinasi dengan berbagai SKPD terkait melalui forum TPID," ujarnya.
Pewarta :
Editor : Muhammad Hajiji
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar