Peringatan Hari Santri Nasional di Sulteng akan diikuti 50 pesantren

id Hari Santri Nasional,HSN 2019,HSN di Kota Palu,HSN di Palu,Hari santri di Palu

Peringatan Hari Santri Nasional di Sulteng akan diikuti 50 pesantren

Penanggungjawab Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Sulawesi Tengah yang juga Ketua DPW PKB Sulteng, Muh. Amin Tahir (tengah) didampingi Ketua Panitia HSN Sulteng, Nanang (kiri) memberikan keterangan pers kepada sejumlah jurnalis mengenai persiapan pelaksanaan peringatan HSN ke-5 atau pertama di Sulteng yang akan berpusat di Kota Palu, di Sekretariat DPW PKB Sulteng di Palu, Minggu (13/10). (ANTARA/Muhammad Arsyandi)

Puncak kegiatannya yakni kemah dan apel santri yang akan diikuti oleh ribuan santri dan masyarakat. Puncak kegiatannya yakni pada apel santri yang dirangkaikan jalan santai di Lapangan Vatulemo yang akan dilepas oleh Panglima Santri, Muhaimin Iskanda
Palu (ANTARA) - Sebanyak 50 pesantren yang tersebar di seluruh daerah di Sulawesi Tengah ditargetkan berpartisipasi pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-5 atau pertama di Sulteng yang dipusatkan di Kota Palu, 24-26 Oktober nanti.

"Puncak kegiatannya yakni kemah dan apel santri yang akan diikuti oleh ribuan santri dan masyarakat. Puncak kegiatannya yakni pada apel santri yang dirangkaikan jalan santai di Lapangan Vatulemo yang akan dilepas oleh Panglima Santri, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin," kata penanggungjawab HSN di Sulteng yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulteng, Muh. Amin Tahir saat memberikan keterangan pers di Sekretariat DPW PKB Sulteng di Palu, Minggu.

HSN ditetapkan pada 22 Oktober 2015 oleh Presiden Joko Widodo dan masuk dalam kalender nasional.

Ia menerangkan, kegiatan kemah santri yang dilakanakan serentak di Indonesia itu, bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat hubungan antar-sesama santri dari berbagai pesantren bakal dipusatkan di Taman Hutan Kota Palu dan diisi dengan berbagai lomba.

Sementara pada puncak HSN saat kegiatan apel santri nanti, lanjutnya, perwakilan seluruh pesantren di Sulteng bakal membacakan deklarasi dan ikrar santri.

"Agar mereka menjadi santri yang tolerans dan moderat. Kita juga mengundang madrasah-madrasah tsanawiyah dan aliyah, yang ada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia agar berpartisipasi dalam kegiatan tersebut," ujarnya.

Ketua Panitia HSN Sulteng, Nanang menerangkan berbagai lomba antar-santri yang akan diselenggarakan pada peringatan HSN di Sulteng meliputi lomba bersanji, jepeng, rebana, video pendek tentang pesantren.

Juga Lomba pidato, futsal dan sejumlah lomba untuk memeriahkan HSN yang pertama kali diselenggarakan di Sulteng.

"Alhamdulillah kegiatan kami mendapat respon yang sangat positif dari pemerintah daerah dan masyarakat, terutama pedagang di sekitar kawasan kemah santri di Hutan Kota Kaombona Palu," ujar anggota DPRD Palu dari partai PKB itu.

Ia mengajak organisasi, baik organisasi keagamaan, sosial dan masyarakat di Palu agar bergabung dan berpartisipasi memeriahkan kegiatan tersebut.
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar