Pemkot Palu butuh anggaran pembangunan hutan kota Rp300 miliar

id Hutan kota, palu

Pemkot Palu butuh anggaran pembangunan hutan kota Rp300 miliar

Wali Kota Palu Hidayat saat menyampaikan arahannya di Kemah Santri se-Sulawesi Tengah bertempat di hutan kota, Minggu (27/10/2019). ANTARA/HO- Humas Pemkot Palu.

Proses pembangunan hutan kota secara bertahap akan kami selesaikan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat
Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah menargetkan kebutuhan anggaran pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang hutan kota sebesar Rp300 miliar.

Wali Kota Palu Hidayat saat mengunjungi Kemah Santri se-Sulawesi Tengah, di Palu, Minggu mengatakan dari Rp300 miliar kebutuhan anggaran pembangunan itu saat ini baru Rp40 miliar yang dialokasikan pemerintah setempat.

"Proses pembangunan hutan kota secara bertahap akan kami selesaikan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, " ungkap Hidayat.

Di hutan kota nantinya, papar dia, akan dibangun sejumlah fasilitas olahraga, seni termasuk taman serta fasilitas untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan difasilitasi Kementerian Koperasi dan UMKM guna meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Selain itu, dalam perencanaan hutan kota akan ditanami bibit-bibit pohon endemik yang kedepannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian bagi siswa maupun mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Ibu Kota Sulawesi Tengah termasuk pengembangan pariwisata.

"Penyediaan sarana dan prasarana penunjang membutuhkan proses dan waktu yang cukup juga ko lama, " kata dia menambahkan.

Hutan kota ke depan diharapkan dapat menjadi salah satu pusat keramaian yang bisa memicu perputaran ekonomi di daerah tersebut dengan berbagi kegiatan yang terangkum di dalamnya.

Sejauh ini sejumlah fasilitas olahraga sudah terbangun diantaranya lapangan basket, arena sepeda BMX termasuk infrastruktur jalan sebagai akses menuju lokasi tersebut, bahkan sebagian masyarakat sudah memanfaatkan hutan kota untuk bersantai maupun berwisata bersama keluarga mereka.

Dalam kesempatan itu, wali kota juga menyampaikan progres perkembangan dan upaya-upaya dilakukan pemerintah setempat dalam penanganan pascabencana gempa, tsunami dan likuefaksi yang menimpa Kota Palu setahun lalu.

"Olehnya kami berharap DPR sebagai lembaga legislatif mendorong pemerintah pusat agar percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa tertangani dan terselesaikan secepatnya sehingga warga bisa menikmati kehidupan yang layak, " kata dia berharap.

Baca juga: Wali Kota : Lapak PKL di hutan kota gratis untuk korban tsunami
Baca juga: Pelaku UMKM terdampak tsunami direlokasi ke Hutan Kota Kaombona
Baca juga: Pelaku UMKM Palu terdampak tsunami dipindahkan sementara ke hutan kota
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar