200 anak di Parigi Moutong ikut sikat gigi massal

id Sikat gigi massal, Parigi Moutong, HKN

200 anak di Parigi Moutong ikut sikat gigi massal

Bupati Parigi Moutong di wakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembanguan Agus Saryono Hadi (tengah) berpose bersama penyelenggara kegiatan sikat gigi masal dan cerdas menggunakan obat usai membuka kegiatan tersebut, di Parigi, Rabu (13/11/2019). (ANTARA/HO- Hunas Pemkab Parigi Moutong)

Parigi (ANTARA) - Sekitar 200 anak dari 19 jenjang pendidikan Sekolah Dasar di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengikuti sikat gigi massal dalam rangkaian memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Tahun 2019.

Bupati Parigi Moutong di wakili Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan Agus Suryono Hadi, di Parigi, Rabu mengatakan  menjaga kesehatan mulut adalah investasi dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, dimana kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki peranan penting. 

"Mulut sebagai alat komunikasi dan alat konsumsi baik makanan maupun minuman. Selain itu, mulut merupakan tempat masuknya bakteri dan kuman. Olehnya penting untuk menjaga kesehatannya" kata Agus. 

Dia menambahkan, merawat gigi baiknya dimulai sejak dini. Kesadaran merawat gigi sejak di usia anak-anak akan lebih efektif, sehat dan bebas dari masalah-masalah dan gangguan kesehatan pada gigi saat tumbuh dewasa nanti. 

Selain sikat gigi massal, pemerintah setempat menyelipkan kegiatan cerdas menggunakan obat, yang mana hal itu merupakan salah satu langkah strategis untuk melakukan edukasi terhadap masyarakat agar lebih bijak dan tepat dalam menggunakan dan memilih obat-obatan yang dikonsumsi untuk kepentingan swamedikasi atau pengobatan terhadap diri sendiri. 

"Masih cukup banyak masyarakat di wilayah Parigi Moutong belum mengetahui cara yang tepat dan benar dalam mengonsumsi obat-obatan, utamanya obat-obatan dijual bebas di warung maupun kios tanpa menggunakan resep dokter" ucapnya. 

Munurut dia, penggunaan obat bebas tanpa pengetahuan dan informasi memadai dapat menimbulkan masalah kesehatan baru, misalnya penggunaan obat dengan dosis yang berlebihan. 
Pewarta :
Editor : Muhammad Hajiji
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar