Polsek Palu Timur amankan dua mobil diduga penimbun BBM

id Polisi, amankan, dua mobil

Polsek Palu Timur amankan dua mobil diduga penimbun BBM

Salah satu mobil yang diamankan yang membawa jerigen berisi BBM jenis solar.(ANTARA/HO-Polsek)

Satu mobil Avansa G hitam nopol DD yang di dalam mobil terdapat delapan muatan jerigen, enam jerigen berisi solar, satu berisi pertalite dan satu jerigen kosong
Palu (ANTARA) - Polsek Palu Timur, Polres Palu, mengamankan dua mobil yang diduga melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dari salah satu SPBU di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Satu mobil Avansa G hitam nopol DD yang di dalam mobil terdapat delapan muatan jerigen, enam jerigen berisi solar, satu berisi pertalite dan satu jerigen kosong," kata Kapolres Palu, melalui Kapolsek Palu Timur Iptu Laata, SH, di Palu, Jumat malam.

Kemudian kata Laata, satu mobil Isuzu Panther biru hitam nopol DN yang di dalam mobilnya juga didapati 10 muatan jerigen, terdiri tiga jerigen berisi solar dan tujuh jerigen masih kosong.

"Jadi total keseluruhan jerigen bermuatan solar yang berhasil diamankan Polsek Palu Timur sebanyak sembilan jerigen," katanya.

Dia mengatakan, pengungkapan kasus ini sekitar pukul 16.00 wita, berdasarkan laporan masyarakat yang melapor banyak mobil-mobil penumpang penuh muatan jerigen yang berisi solar di salah satu SPBU di jalan Yos Sudarso Kota Palu.

"Mendapati laporan itu anggota gabungan Polsek Palu Timur datang ke SPBU yang dimaksud dan mengamankan barang bukti mobil yang mengangkut BBM jenis solar," ujarnya.

Laata mengatakan, selain mengamankan dua unit mobil dan sejumlah jerigen berisi BBM, pihaknya telah mengamankan tiga orang yang masih berstatus aksi, yakni inisial MZ, pengawas SPBU, W, operator SPBU dan inisial AO.

Sayangnya, kata Kapolsek kedua pemilik mobil yang diamankan  melarikan diri ketika mengetahui kedatangan Polisi.

"Saat ini masih dilakukan penyeledikan dan pengejaran. Kemungkinan pemilik mobil kabur karena tidak memiliki dokumen untuk pembelian solar dalam jumlah banyak, dan babuk sudah di Polsek," tandasnya.***
Pewarta :
Editor : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar