Fung: Gloria Widjaja masih belum punya mental juara

id Hafiz/Gloria,PB Djarum,Gloria Widjaja

Fung: Gloria Widjaja masih belum punya mental juara

Ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menaklukkan pasangan Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan skor 21-14, 18-21, 21-11 pada babak kedua Hong Kong Open 2019 di Hong Kong Coliseum, Hong Kong, Kamis (14/11/2019). ANTARA/ Tim PBSI/pri. (ANTARA/ Tim PBSI)

Kudus (ANTARA) - Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menyebut bahwa pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Gloria Emanuelle Widjaja masih belum mempunyai mental juara sehingga langkahnya dalam merengkuh gelar kerap terhalang.

“Yang saya tahu mindset-nya itu tidak terlalu tough. Bisa terlihat dari cara mainnya pun angin-anginan,” ujar Fung mengomentari anak binaannya di PB Djarum itu saat ditemui di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Gloria yang berpasangan dengan Hafiz Faizal itu dinilai Fung masih mudah terpengaruh dengan suasana hatinya kala bermain. Kondisi tersebut pun menurutnya berakibat buruk pada performa Gloria yang menjadi tampil kurang stabil saat bertanding.

“Kadang suasana hatinya mempengaruhi pikirannya saat bertanding,” katanya.

Fung pun menyebutkan bahwa Kevin Sanjaya merupakan satu contoh yang mempunyai ‘mindset’ juara yang kuat. Ia juga merupakan pemain yang cukup sabar saat bertanding sehingga tak pernah absen menyumbangkan medali untuk Indonesia.

“Kevin kalau mindset-nya tidak kuat pasti akan jadi pemain ngawur. Jadi intinya ada di kesabaran juga,” ucapnya.

Prestasi dari pasangan Hafiz/Gloria memang kian meredup. Capaian terbaik mereka sepanjang kalender kompetisi BWF 2019 adalah menjadi finalis German Open.

Terakhir, pasangan peringkat sembilan dunia itu harus menelan kekalahan pada Hongkong Open 2019 yang membuat mereka selalu gagal menembus final.

Begitupun dengan empat turnamen sebelumnya ketika Hafiz/Gloria harus tumbang pada Denmark Open 2019, French Open 2019, Macau Open 2019 dan Fuzhou China Open 2019.
 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar